Mau Tahu Seperti Apa Tika Panggabean, Pemilik Resto Radja Ketjil Mengelola Bisnis kuliner?

Lama tidak tampil di layar kaca, Tika Panggabean serius menjalani bisnis restoran peranakan bernama Radja Ketjil. Sejak berdiri pada tahun 2007, resto milik Tika ini telah berkembang hingga memiliki 12 outlet. Mau tahu seperti apa serunya Tika mengelola bisnis kuliner?

Awal Usaha Resto Radja Ketjil

Lahir di Jakarta 3 Oktober 1970, Tika Panggabean dikenal sebagai seorang aktris, presenter dan komedian. Tika mulai dikenal public sejak menjadi salah satu personel grup music komedi Project Pop di era tahun 1990-an. Nama Tika pun makin dikenal pasca membintangi sinetron komedi (sitcom) OB (Office Boy). Selain itu Tika juga pernah terlibat dalam pembuatan film Arisan, Red Cobex, Laskar Pemimpi, Langit Biru serta Aku Kau dan KUA.

Sadar tak akan selamanya eksis di dunia hiburan yang telah membesarkan namanya, Tika menjajal peruntungan dengan membuka rumah makan khas Batak di tahun 2006. Sayang bisnis restonya itu harus gagal di tengah jalan. Meski pernah gagal dan merugi, tak lantas menyurutkan semangat wanita berdarah Batak itu. Ia mengaku mengambil pelajaran dan semakin tertantang menjalani bisnis kuliner.

Mau Tahu Seperti Apa Tika Panggabean, Pemilik Resto Radja Ketjil Mengelola Bisnis kuliner?

Bersama sang kakak Renaldo Panggabean, Tika Panggabean memulai restoran peranakan di tahun 2007 yang diberi nama Radja Ketjil di kawasan Terogong, Jakarta Selatan. Tidak disangka, dari hanya mempunyai 20 karyawan kini ia bisa mempekerjakan lebih dari 300 karyawan. Bagusnya respons pasar membuat Tika mengembangkan resto cita rasa peranakan miliknya hingga memiliki 12 outlet yang tersebar di mal-mal kelas menengah atas di Jakarta dan Bandung seperti Pondok Indah Mall, Citywalk, Kota Kasablanka, Alam Sutera, Cihampelas Walk dan mal premium lainnya.

Menu yang ditawarkan oleh Radja Ketjil sangat beragam dan tentunya mampu menggugah keinginan konsumen untuk datang kembali. Deretan menu yang dapat dipilih antara lain Sup Putri, Tambasia, Gado-gado Ibu Suri, Buncis Sapi Sezhuan, Lumpia Taoke Petekoan, Tahu Hujin The Lie Rina, Ayam Hongkong, Bola Udang Putih Mutiara, Cumi Nona Minta Kawen dan masih banyak lagi menu lainnya. Harga menu yang ditawarkan bervariasi mulai dari RP 18-70 ribu per porsi kecuali untuk menu Ikan Gurame, Ikan Kakap, dan Kepiting.

Sementara ini outlet Radja Ketjil baru bisa ditemui di Jakarta dan Bandung saja, padahal banyak yang meminta Tika membuka outlet di Medan, Surabaya dan Yogyakarta. Namun, wanita lulusan FISIP Universitas Parahyangan ini enggan buru-buru mengiyakan, dirinya ingin mempelajari dulu kebiasaan masyarakat Jakarta yang suka kongkow di café atau rumah makan bersama dengan teman.

Pemasaran Resto Radja Ketjil

Dalam memasarkan usahanya, saat ini tika lebih banyak menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter maupun blog. Namun di saat usahanya baru dimulai ia banyak menggunakan media radio, media cetak dan melakukan promosi pada teman dan orang yang ditemuinya.

Kendati bisa dikatakan sukses menjalankan bisnis restoran. Tika masih menolak jika dirinya disebut sebagai pengusaha sukses. Ia juga masih mempelajari untuk mengembangkan usahanya lewat jalur waralaba.

Info lebih lanjut mengenai bisnis kuliner ini, hubungi :

RADJA KETJIL
Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat

Baca juga:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.