Hamdi Humaedi Naik Haji Dari Bisnis Jual Bawang Merah Dan Bawang Putih

Kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda, jika tidak percaya coba tanyakan pada Hamdi Humaedi. Setelah gagal di usaha warnet Hamdi bangkit di usaha penjualan hasil bumi yaitu bawang. Meski sempat 2 kali ditipu, kini Hamdi sukses menjadi distributor bawang ke-2 pasar di Bandung dan Bogor dengan omset ratusan juta per bulan. Seperti apa perjalanan usahanya mengembangkan usaha distributor bawang?

Awal Usaha Menjadi Distributor Bawang

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, pepatah tersebut sepertinya cocok disematkan pada Hamdi Humaedi. Terlahir di keluarga dengan latar belakang pengusaha, pria yang akrab disapa Hamdi ini seakan ingin meneruskan tradisi tersebut.

Berawal dari pertemuannya dengan seorang teman yang berasal dari daerah Brebes yang terkenal merupakan daerah penghasil bawang, membuat jiwa entrepreneur Hamdi terusik. Hamdi tertarik untuk terjun ke bisnis bawang lantaran melihat potensi yang sangat besar dan peluangnya masih sangat terbuka.

Sebelum terjun di bisnis bawang terlebih dahulu Hamdi melakukan survey ke pasar-pasar. Pada Maret 2012 Hamdi memulai usaha bawang dengan modal sebesar Rp 7 juta yang digunakan untuk membayar DP 50% dari total pengeluaran untuk membeli bawang dari bakul yang ada di Brebes.

Ditipu

Tidak ada kesuksesan yang diraih dengan mudah. Sebelum sukses seperti sekarang ini Hamdi telah melewati berbagai rintangan. Sebelum menekuni bisnis bawang, Hamdi merintis bisnis yang bergerak di bidang jasa warnet (warung internet) harus tutup lantaran pemutusan kontrak tempat usaha. Hal tersebut cukup membuat Hamdi merasa frustasi untuk kembali memulai usaha.

Hamdi Humaedi ~ Naik Haji dari Bisnis Jual Bawang Merah dan Bawang Putih

Namun di awal menjalankan usaha bawang Hamdi juga harus merasakan cobaan. Pada tahun 2013 misalnya, Hamdi harus menanggung kerugian puluhan juta lantaran Agen tidak membayar sisa DP yang telah disepakati. Kejadian tersebut terulang lagi hingga 2 kali di tahun 2014, bahkan di awal 2015 Hamdi harus merelakan barangnya banyak yang dibawa kabur Agen.

Menurut Hamdi tidak kurang dari 8 ton bawang yang dibawa kabur tersebut rencananya untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi supplier ke beberapa pasar. Belajar dari pengalaman tersebut Hamdi mengaku kini lebih hati-hati dalam memilih Agen untuk memasarkan bawangnya.

Jadi Distributor Bawang

Hamdi menawarkan bawang merah dan bawang putih segar kepada para Agen yang selanjutnya didistribusikan ke pasar atau warung tradisional. Hamdi menawarkan kerja sama dengan pembayaran yang fleksibel kepada para Agen yaitu dengan sistem DP 15% dari total pembelian terlebih dahulu, sisanya bisa dibayarkan sehari setelahnya.

Dengan kemudahan pembayaran tersebut tidak heran bila banyak Agen yang mengambil bawang dari Hamdi. Saat ini Hamdi telah menjadi distributor bawang untuk salah satu pasar tradisional di Bandung dan Bogor. Untuk masing-masing pasar tersebut Hamdi menyuplai 2 ton tiap minggu. Melihat besarnya penjualan tersebut maka tidak heran bila Hamdi mengaku mampu meraup omset hingga ratusan juta per bulan.

Dari hasil usahanya tersebut Hamdi sudah bisa pergi haji bersama kedua orang tuanya, mobil dan beberapa aset lainnya. Kesuksesan yang diraih tidak membuat Hamdi lupa diri, Hamdi mengaku tidak lupa selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk bersedekah pada mereka yang kurang mampu. Ke depannya meskipun masih terkendala masalah pasokan bawang dari petani, Hamdi berencana untuk terus mengembangkan usahanya dan menyuplai ke lebih banyak pasar tradisional.

Promosi Usaha

Dalam melakukan pemasarannya Hamdi mengaku hanya melalui kanvasing dan promosi mulut ke mulut yaitu dengan cara mengajukan kerja sama ke beberapa pasar yang ia suplai. Meski pemasaran bisnis bawang yang dilakukannya tergolong sangat efektif hal itu bisa dilihat dari sistem kerjanya yang tidak membutuhkan banyak karyawan karena sistem kerja sama yang dibangunnya cukup baik sehingga ia cukup menjalankan sistemnya saja.

Info lebih lanjut hubungi :

Hamdi Humaedi
Mawar Residence B6 Gg. Kober, Depok, Jawa Barat (alamat sudah pindah, info lebih lanjut belum ada)

Baca juga:

7 thoughts on “Hamdi Humaedi Naik Haji Dari Bisnis Jual Bawang Merah Dan Bawang Putih”

    • Maaf untuk nomer telpon atau email kita tidak ada, tapi Ibu Jessica bisa kirim surat ke alamat: Mawar Residence B6 Gg. Kober, Depok, Jawa Barat. Semoga berhasil.

      Reply
  1. Kang yuda, saya sudah ke mawar residence B6 tapi kata orang sekitar bukan di situ. Sudah pindah orangnya. Dan yang dulu itu alamatnya di B7. Makasih kang infonya.

    Reply
  2. saya bayak pasokan bawang merah berapah kuwital ap berapah ton saya siyap pasokan bawang merah dan siyap kirim tergantung jahuh daerah yah nmr hp082329752016 asli brebes bawang merah yah

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.