Usaha Martabak Sutra ~ Waralaba Bagi Hasil yang Cocok untuk Pekerja Kantoran

Banyaknya pelaku usaha martabak, tak menyurutkan niat Riza Lazuardi menjajal peruntungan membuka usaha dengan nama Martabak Sutra. Hadir dengan berbagai varian rasa, membuat Riza Lazuardi optimis mampu memenangkan persaingan. Apalagi dengan sistem kerja sama yang ditawarkan, mulai dari investasi terjangkau hingga sistem bagi hasil yang cocok untuk para pekerja membuat usaha martabak yang dirintis sejak 2012 ini sudah memiliki 17 cabang di seluruh Indonesia. Seperti apa usaha martabak dengan sistem waralaba ini?

Awal Usaha Martabak Sutra

Siapa tidak kenal martabak? Kudapan satu ini memang telah dikenal di masyarakat. Banyaknya penjaja martabak yang membuat persaingan di usaha ini sangat ketat ternyata tidak menciutkan mereka yang yakin dengan prospek menjanjikan usaha martabak. Salah satunya Riza Lazuadi yang mencoba peruntungan sejak tahun 2012.

Dengan modal Rp 50 juta, Riza membuka usaha martabak di Jalan Legoso Raya, Pisungan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Modal tersebut digunakan untuk sewa tempat, membeli peralatan, bahan baku, biaya operasional seperti membayar gaji karyawan.

Menurut Riza, sebelum menjalankan usaha, ia sudah melakukan survei dan proses uji coba resep sejak tahun 2009. Setelah mengetahui pasar dan menemukan resep martabak khusus yang diraciknya sendiri, membuat Riza semakin yakin dengan usaha yang dijalankan.

Martabak Sutra Tawarkan Varian Rasa Martabak

Walaupun sebagai pendatang baru, namun perkembangan Martabak Sutra sangat pesat. Semua itu tidak lepas dari kualitas rasa yang ditawarkan terutama pada adonannya. Dengan adonan khusus membuat tekstur martabak terasa lembut seperti kue bolu. Bahkan kelembutan martabak ini bisa bertahan 2-3 hari.

Usaha Martabak Sutra ~ Waralaba Bagi Hasil yang Cocok untuk Pekerja Kantoran

Ada 3 varian rasa yang ditawarkan mulai dari Original, Black Sweet (dengan tambahan bubuk cokelat premium pada adonan) dan Pandan (dengan tambahan ekstrak panda pada adonan). Ketiga varian tersebut dapat diisi dengan berbagai topping sesuai keinginan konsumen seperti Coklat Meises, Choco Chip, Kacang, Wijen, Kismis, Vla Durian, Vla Vanilla, Vla Pisang, Nanas, Strawberry, Blueberry. Ada juga topping khusus glaze dengan rasa
Dark Chocolate, Strawberry Glaze, Cappuccino, Vanilla White, dan Tiramisu Glaze.

Paket Usaha Waralaba Martabak Sutra

Untuk melebarkan sayap usaha martabaknya, belum setahun usaha berjalan, Martabak Sutra menawarkan paket kerja sama. Ada beberapa paket kerja sama yang ditawarkan.

Yang pertama adalah paket Martabak Mini dengan investasi Rp 17,5 juta. Dari paket ini Mitra akan mendapatkan gerobak kecil panjang 150 cm, perlengkapan bahan baku, peralatan, pelatihan karyawan dan bimbingan usaha.

Kedua, paket Martabak Komplit dengan investasi Rp 35 juta. Dari paket ini Mitra akan mendapatkan gerobak besar panjang 200 cm, meja kecil satu unit ukuran 80×60, kompor dan wajan martabak telur, perlengkapan, peralatan dan free instalasi dispenser minuman Nestle Professional.

Paket terakhir ialah Paket Outlet dengan investasi Rp 65 juta. Untuk paket ini Mitra harus menyediakan tempat dengan luas maksimal 3×6 meter, dan akan mendapatkan desain interior standar Martabak Sutra. Semua yang termasuk dalam Paket Martabak Komplit + Telur, Pelatihan karyawan dan bimbingan usaha namun tidak termasuk meja dan kursi untuk pelanggan.

Dalam kerja sama ini Mitra tidak akan dikenakan berbagai biaya bulanan yang memberatkan. Namun untuk standarisasi produk dan rasa, Mitra diwajibkan membeli tepung bumbu, emulsifier, dan kemasan. Selain itu Mitra juga diwajibkan menggunakan bahan baku sesuai dengan rekomendasi yang sudah ada dalam SOP.

Selain kerja sama kemitraan mandiri, Martabak Sutra juga membuka kerja sama bagi hasil untuk Mitra yang sibuk. Dalam sistem kerja sama dengan total investasi Rp 70 juta ini, Mitra hanya diwajibkan memberikan modal sebesar Rp 39 juta sedangkan sisanya akan disiapkan oleh pihak pusat mulai dari tempat, manajemen, bahan baku hingga karyawan. Nantinya mitra akan mendapatkan bagi hasil sebesar 50% dari keuntungan bersih yang didapat setiap bulannya.

Dari pengalaman membangun usaha, Riza memberikan perhitungan balik modal dengan waktu yang tidak terlalu lama. Dengan asumsi penjualan per hari sebanyak 20 buah martabak besar, 30 buah martabak sedang dan 90 buah martabak mini dengan omset Rp 920 ribu maka mitra bisa balik modal dalam waktu 4-6 bulan.

Walau baru berjalan sekitar 4 tahun namun perkembangan Martabak Sutra sangat pesat. Jumlah mitra saat ini sebanyak 17 Mitra yang tersebar di beberapa daerah seperti Bekasi, Pemulang, Bintaro, Banda Aceh dan beberapa daerah lainnya.

Baca juga: Usaha Martabak Gokil ~ Peluang Bisnis Kuliner Yang Menjanjikan & Yang Paling Menguntungkan

Kendala dan Promosi Usaha

Menurut Riza, risiko usaha secara umum yang sering ditemui adalah salah memilih lokasi yang berujung pada tidak tercapainya pencapaian omset dan balik modal. Karena hal tersebut pihak Pewaralaba membebaskan Mitranya untuk menentukan harga jual ke konsumen yang disesuaikan dengan kondisi dan lokasi Mitra.

Untuk promosi dan pemasaran paket kemitraan Martabak Sutra, Riza masih mengandalkan strategi pemasaran lewat internet, brosur, dan beriklan melalui media cetak, serta mengikuti acara-acara pameran franchise sehingga diharapkan pangsa pasar Martabak Sutra semakin berkembang,

Anda berminat menjadi mitra usaha martabak ini? Info lebih lanjut hubungi :

Martabak Sutra
Jl. Legoso Raya, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel
Telp : 081298080656
Email : rizalazuardy@gmail.com
Web : www.martabaksutra.com

Baca juga:

 

 

Leave a Reply