Usaha Kuliner D’Gejrot Kemek ~ Puluhan Juta Dari Bisnis Ayam Gejrot

Diminatinya usaha kuliner khas Cirebon Tahu Gejrot, menginspirasi Hadi Prayitno mengembangkan usaha Ayam Gejrot. Kuliner ayam yang direndam dengan bumbu khusus lalu digoreng dan digejrot layaknya Tahu Gejrot ini sangat diminati masyarakat. Tak kurang dari 100 porsi terjual tiap hari. Seperti apa usaha kuliner D’Gejrot Kemek yang mendatangkan omset puluhan juta tiap bulan?

Awal Usaha Ayam D’Gejrot Kemek

Kreativitas seseorang menciptakan sesuatu yang berbeda menjadi modal utama untuk mencapai kesuksesan. Apalagi bila produk yang dihasilkan unik dan belum ada di tempat lain, bisa dipastikan akan mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itulah yang menjadi dasar Hadi Prayitno dalam merintis usaha kuliner.

Keinginannya membuat kuliner unik dan belum ada di tempat lain, mengantarkan pria yang akrab disapa Hape ini membuka usaha kuliner D’Gejrot Kemek di tahun 2010. Bila biasanya istilah gejrot identik dengan kuliner Tahu Gejrot khas Cirebon, maka Hape mencoba menghadirkan menu Ayam Gejrot dengan penyajian yang hampir serupa.

Karena tidak memiliki background kuliner, mantan karyawan di salah satu rumah potong ayam di Yogyakarta ini harus melakukan uji coba selama 1 tahun hingga mendapatkan resep yang diinginkan. Dengan keyakinan citarasa produk yang bisa diterima pasar, ia pun mengeluarkan modal sebesar Rp 16 juta untuk membeli peralatan, sewa tempat dan bahan baku awal.

Menu Andalan Ayam D’Gejrot Kemek

Menu gejrot yang ditawarkan usaha kuliner D’Gejrot Kemek beraneka ragam, menu yang menjadi andalan adalah Ayam Gejrot-nya. Ayam Gejrot dibuat dari ayam yang sudah direndam dengan berbagai rempah pilihan, lalu digoreng hingga matang. Setelah itu sama seperti Tahu Gejrot asli Cirebon, ayam di-gejrot (di-geprek) di atas cobek dengan bumbu rendam yang sudah dimasak beserta cabai rawit segar.

Usaha Kuliner D’Gejrot Kemek ~ Puluhan Juta Dari Bisnis Ayam Gejrot

Uniknya, jumlah cabe rawit yang di-gejrot bersama ayam dan bumbu bisa ditentukan sendiri oleh konsumen sehingga tercipta sensasi pedas yang diinginkan. Ada empat tingkat atau level kepedasan yang bisa dpilih. Mulai dari level S dengan cabai kurang dari 2 buah, M dengan cabai 3-5 buah, L untuk cabai 6-10 buah, dan ukuran XL dengan cabai di atas 11 buah. Sebagai pendamping, Ayam Gejrot biasanya disajikan dengan Nasi Kudu yang ditaburi bawang goreng dengan irisan nenas dan mentimun sebagai pelengkap.

Untuk menambah cita rasa Ayam Gejrot, selain Sambal Gejrot yang dicampur bersama lauk, ada juga Sambal Kerok yang terbuat dari cabai rawit, bawang putih, garam dan penyedap dan disajikan terpisah.

Selain ayam, ada 15 macam menu gejrot dan 20 menu minuman yang disajikan D’Gejrot Kemek. Mulai dari Telur Gejrot, Tahu Gejrot, Tempe Gejrot hingga Mie Jrot, sedangkan untuk minuman terdapat menu Es Jeruk, Es Jrot, Coklat, Lemon Tea dan berbagai minuman lainnya. Bicara mengenai harga, Hape memberikan harga terjangkau untuk setiap menunya mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 12 ribu.

Dengan keunikan yang ditawarkan tidak heran bila usaha kuliner D’Gejrot Kemek bisa terus berkembang hingga sekarang. Hal tersebut bisa dilihat dari pencapaian sehari yang bisa mencapai 100 porsi dengan omset mencapai puluhan juta rupiah tiap bulannya.

Sempat Single Player

Meski saat ini Hape tergolong sukes dalam menjalankan usaha kulinernya, namun bukan berarti kesuksesannya tersebut diraih dengan begitu saja. Mengingat di awal usaha ia mengalami berbagai rintangan, mulai dari keterbatasan modal, sehingga usahanya dikerjakan single player (tanpa karyawan) sehingga jadwal buka usahanya tidak menentu.

Dengan kerja keras dan pantang menyerah membuat usaha kuliner D’Gejrot Kemek terus berkembang hingga sekarang. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah cabang D’Gejrot Kemek sudah mencapia 4 cabang dan dibantu oleh 8 karyawan tetap dan 2 karyawan freelance.

Pemasaran Usaha Ayam D’Gejrot Kemek

Di awal memasarkan usaha kuliner D’Gejrot Kemek, Hape mengaku melakukannnya dengan cara membuka langsung gerai usahanya yang terletak di Jl. Kaliurang Km. 5 Gang Megatruh CT II E-1, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Dengan begitu banyak orang yang melihat dan tertarik untuk mencoba menu kuliner yang ditawarkannya. Selain itu, Hape juga memasarkannya dengan cara menawarkan langsung pada orang-orang terdekatnya untuk mencicipi kuliner yang diproduksinya.

Demi untuk terus memperluas nama usahanya. Hape juga membagikan brosur serta memasarkannya dengan memanfaatkan media internet. Tujuannya agar usaha kuliner yang dijalankannya bisa lebih dikenal lagi. Menurut Hape, bagi yang penasaran ingin mencicipi enaknya kuliner yang diproduksinya, pengunjung bisa datang ke lokasi usahanya.

Info lebih lanjut peluang usaha kuliner yang satu ini, hubungi :

Hape Hadi Prayitno (D’Gejrot Kemek)
Jl. Kaliurang Km. 5 Gang Megatruh CT II E-1, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta
Jl. Manggis CT VIII RT 07 RW 02 Blok C, Klebengan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta
Tlp : 0856-866-9898
Website : www.dgejrot.com
Email : d.gejrot@yahoo.com/Hapehp_dgejrot@yahoo.com

Baca juga:

Leave a Reply