Trimeats ~ Sukses Usaha Healthy Food Berkat Endorse Artis Hingga Masuk Mall

Pandangan orang tentang  makanan sehat dengan rasa yang tidak enak terbantahkan dengan adanya produk oats kreasi Celestia Soetoyo dan Hertika Setia Putri. Dengan label oats Trimeats mampu menghadirkan makanan sehat yang nikmat disantap. Hal ini tak lepas dari berbagai macam topping dan pilihan menu yang membuat permintaan terus mengalir. Tak heran dalam sebulan Trimeats mampu mencetak omset ratusan juta. Seperti apa kisah sukses usaha healthy food ini?

Trimeats Berawal Dari Hobi Memasak

Gaya hidup sehat saat ini sudah mulai banyak diminati masyarakat. Karena itu tidak heran bila berbagai makanan sehat banyak menjadi incaran terutama bagi mereka yang menjalankan program diet hingga dalam masa penyembuhan.

Apalagi dengan berbagai inovasi dan kreativitas pelaku usaha dalam hal rasa, yang berhasil mengubah image masyarakat seputar makan sehat yang memiliki rasa menggugah selera semakin membuat usaha ini banyak diminati masyarakat.

Salah satu pelaku usaha yang mencoba manisnya inovasi makanan sehat adalah Celestia Soetoyo dan Hertika Setia Putri dengan produk oats Trimeats. Jika biasanya oats dimasak bersama susu di atas api hingga menyerupai bubur hangat. Di tangan Celestia dan Hertika, oats disajikan dalam jar (toples selai) yang dituangi susu, lalu ditambah beragam topping dan disantapi dingin.

Menurut Celestia, usaha yang dijalankan sejak October 2014 ini berawal ketika ia bertemu dengan Hertika yang sama-sama memiliki ketertarikan dengan program diet dan mengatur pola makan sehat. “Kami juga memiliki hobi memasak sehingga kami sering bereksperimen untuk membuat sajian sehat dan praktis,” kisahnya.

Trimeats ~ Sukses Usaha Healthy Food Berkat Endorse Artis hingga Masuk Mall

Lewat eksperimennya tersebut, keduanya mengakui sepakat untuk mengangkat oats sebagai sajian sehat mereka. Bahkan, setelah beberapa bulan mencoba, Celestia memutuskan untuk menjadikan oats sebagai usaha sampingan mereka. “Keputusan untuk menjadikan usaha sampingan ini setelah beberapa teman di kantor tertarik untuk membeli kreasi kami,” ungkapnya.

Dengan bermodalkan uang Rp 7 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku oats dan kemasannya berupa jar, kedua sahabat tersebut memulai bisnisnya. Selain itu Celestia dan Hertika juga rajin menawarkan oats buatannya ke teman dekat, manfaatkan media sosial hingga kerap mengikuti bazar. “Semua itu kita lakukan untuk lebih memperkenalkan oats Trimeats ke masyarakat,” jelasnya.

Jenis Oats Yang Ditawarkan Trimeats

Ada dua jenis oats yang ditawarkan Trimeats yaitu Overnight Oats dan Croy oats. Untuk Overnight Oats terdiri dari tujuh varian rasa memiliki tujuh varian rasa yaitu Blueberry Cheesecake, Strawberry Banana Crème, Tiramisu, Blackforest, Matcha Latte, dan Apple Cinnamon. “Dari ketujuh rasa Overnight Oats paling menjadi favorit ialah Blueberry Cheesecake dan Matcha Latte,” tuturnya.

Sedangkan untuk Cray Oats (oats goreng) hadir dengan berbagai varian topping mulai dari Salmon, Dary, Ayam dan Daging. Tak hanya itu, ada juga Chia Pudding, Banana Bread, dan Cacao Banana Cream. “Produk Trimeats dibuat tidak hanya untuk mereka yang menjaga makanan  dengan program diet, tetapi juga untuk para penderita diabetes. Rasanya pun memiliki banyak varian, kebanyakan kita ambil dari yang kebanyakan orang suka,” ungkapnya.

Trimeats ~ Sukses Usaha Healthy Food Berkat Endorse Artis hingga Masuk Mall

Bicara harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas kudapan sehat ini yaitu dari mulai Rp 55-65 per jar untuk varian Overnight Oats, sedangkan harga Croy Oats Rp 65 – 70 ribu per jar, dan menu lain berkisar Rp 35 – 150 ribu. Berat per jar sekitar 125 hingga 250 ml.

Keistimewaan Overnights Oats buatan Hertika dan Celestia terletak pada beberapa bahan baku yang dibuat sendiri, seperti peanut butter, whipped cream, dan juga whipped coconut cream. Hertika dan Celestia juga fokus pada kandungan nutrisi dan kesehatan pelanggan, sehingga gula yang digunakan bukanlah gula pasir atau gula yang biasa ada di pasaran. Mereka memberikan rasa manis tanpa harus menggunakan gula, misalnya saja menggunakan madu, kurma, dan daun stevia untuk memberikan rasa manis. “Kami sengaja mengganti gula sebagai perasa manis, karena gula yang biasanya dijual di pasaran akan merusak ksesehatan, dan juga sesuai visi dan misi kami,” terang Celestia.

Selain mengganti gula dengan rasa manis buah dan daun stevia, oats yang digunakan pun berbeda. Trimeats menggunakan whale grains rolled oats (old fashioned oats) sebagai bahan baku utama daripada quick oats. Celestia mengatakan whole grains rolled oats memberikan banyak manfaat bagi kesehatan lebih banyak ketimbang quick oats, karena tidak banyak proses pengolahannya sehingga masih alami untuk dikonsumsi. Whole grains rolled oats juga memiliki serat yang banyak sehingga akan melancarkan saluran pencernaan. Hertika dan Celestia mendapatkan whole grains rolled oats dari supplier yang menyediakan khusus bahan-bahan organik dan juga sehat.

Tidak hanya pada bahan baku utama saja, Hertika dan Celestia juga memperhatikan kadar lemak dan nutrisi pada bahan baku campuran. Misalnya saja tidak menggunakan dairy milk karena dairy milk mengandung banyak lemak yang sulit diolah oleh tubuh sehingga menimbulkan penumpukan lemak. Maka dari itu, Hertika dan Celestia mengganti dairy milk dengan Almond Milk dan Nut Milk, karena tidak mengandung lemak dan nutrisinya pun lebih baik kualitasnya untuk kesehatan. Hertika dan Celestia juga menggunakan produk premium pada rasa cokelat dengan cokelat  bubuk merek Cocoa dari Van de Houten, dan pisang cavendish untuk menu yang menggunakan pisang.

Strategi Marketing dan Kendala Usaha

Berkat keistimewaan yang dimilikinya tak aneh jika usaha yang dijalani Celestia dan Hertika ini terbilang sukses. Namun keduanya mengaku kesuksesan yang diraihnya tidak hanya karena kualitas yang mereka tawarkan tetapi juga melalui strategi marketing yang dijalankan.

Selain mempromosikan lewat medsos dan website juga rajin mengikut bazar, ternyata kedua sahabat ini juga membuka kesempatan kerjasama bagi masyarakat yang ingin memasakkan oats buatannya. Dengan syarat minimal pengambilan 15 jar maka reseller akan mendapatkan harga mulai Rp 60-65 ribu per jar.

Untuk memperkuat image Trimseats, Celestia dan Hertika tidak segan-segan untuk endorse beberapa artis ternama Ibu kota. “Di Indonesia artis terkadang masih menjadi kiblat fansnya, oleh karena itu untuk meyakinkan pembeli kami sengaja endorse mereka,” ungkapnya. Salah satu cara yang dilakukan adalah mengirim produk oat Trimeats dan meminta artis mengirim foto diri bersama produk sebagai bukti produk telah diterima. Foto artis bersama produk inilah yang dijadikan media promosi bagi pelaku usaha untuk mendongkrak penjualan.

Selain endorse para artis, Celestia dan Hertika juga membangunkerja sama dengan beberapa mal ternama di Jakarta. Seperti di Grand Lucky SCBD, Union Yoga dan Segafredo, Kemchicks kemang, Ranch Market, Rejuve, SANA Studio, GoFood dan Allfresh. “Bentuk kerja samanya ada yang dijalani dengan titip jual namun adapula yang beli putus,” ungkapnya.

Lewat strategi marketingnya tersebut Hertika dan Celestia mengaku mampu menjual ratusan jar Overnight Oats setiap bulan, yang jika dihitung pendapatannya bisa mencapai Rp 100 juta. Bahkan omset tersebut bisa bertambah jika ada promo-promo khusus dan juga melalui bazaar yang memang rutin diikuti keduanya.

Meski memiliki prospek yang menjanjikan keduanya mengaku masih memiliki beberapa kendala dalam menjalankan usaha, terutama terletak pada daya tahan oats, sehingga mereka tidak dapat mengirimkan ke luar kota. “Untuk saat ini kudapan ini hanya bisa dikirim di sekitar Jabodetabek karena ketahanan kudapan oats hanya bertahan sekitar 1-3 hari di suhu ruangan, sedangkan dalam frezer dapat bertahan selama seminggu,” tuturnya.

Info lebih lanjut mengenai usaha health food ini, hubungi:

TRIMEATS
Cilandak, Jakarta Selatan
Instagram, twitter dan facebook : Trimeats
Website : trimeats.co.id
Tlp/Wa : 082122584389

Baca juga:

Leave a Reply