The Most Sukses Usaha Busana Muslim Dengan Mengembangkan Hijab Passion

Pangsa pasar yang besar usaha busana Muslim, pastinya sangat menggiurkan. Bahkan tanpa memiliki keahlian di bidang fesyen dan hanya bermodalkan nekat, banyak pelaku usaha malah sukses dengan usahanya. Seperti Hikmawati Arsyid, yang mengembangkan hijab passion pada produknya. Selain bisa memikat pasar, dengan sistem kerja sama yang ditawarkan, produk-produk The Momst bisa tersebar di seluruh Indonesia. Seperti apa usaha busana Muslim ini dan bagaimana menjadi mitranya?

Awal Usaha Busana Muslim “The Most by Hikmawati Arsyid”

Mengawali usaha dengan bermodalkan nekat rupanya tidak lagi menjadi hal yang tabu bagi para pemula usaha. Contohnya saja seperti yang dilakukan Hikmawati Arsyid yang sukses menjalankan bisnis baju muslimah dengan nama The Most by Hikmawati Arsyid. Bagi wanita yang akrab disapa Hikmawati ini, action merupakan sesuatu yang penting dalam memulai usaha karena terlalu banyak perencanaan terkadang hanya akan menunda usaha yang akan dijalankan.

Meski nekat, dengan modal awal sebesar Rp 40 juta yang diambil dari tabungan pribadinya digunakan untuk mempersiapkan berbagai keperluan usaha seperti mempersiapkan penjahit, bahan baku, sewa tempat dan keperluan lainnya.

Usaha yang dirintis pada pertengahan 2014 ini sedikit demi sedikit berjalan dengan lancar. Yang awalnya hanya ditawarkan pada kenalan dan orang sekitar, kini usaha yang dinakodai wanita 39 tahun ini terus berkembang dengan produk yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

The Most Kembangkan Produk Hijab Passion

Sebagai seorang pengusaha busana Muslimah Hikmawati sadar betul bahwa usaha jenis ini bukan usaha yang sedikit pelakunya. Karena itu untuk menyikapi persaingan yang sudah ada, Hikmawati mengakalinya dengan memunculkan busana muslimah khusus bagi mereka yang baru saja beralih mengenakan kerudung dan busana muslim lainnya. “Kalau aku sih nyebutnya hijab passion, atau hijab yang memang disesuaikan dengan passion penggunanya,” jelasnya.

The Most Sukses Usaha Busana Muslim Dengan Mengembangkan Hijab Passion

Karena disesuaikan dengan penggunanya, tak aneh jika busana Muslimah buatan The Most ini lebih memproduksi busana-busana muslimah yang memang sedang tren dan digandrungi. Meski berkiblat pada tren yang sedang berkembang, produk The Most tetap memperhatikan syar’i. “Walau modis saya selalu berusaha baju yang saya buat tetap sesuai syarat dengan menutup aurat penggunanya,” ungkap Hikmawati.

Berbagai produk busana Muslim ditawarkan The Momst, mulai dari aneka outer, blouse, tunik, gamis, bawahan, celana, dan juga aneka kerudung. Bicara mengenai bahan, corak dan warna meski mengikuti tren, tidak ada kecenderungan khusus dalam memilih bahan tertentu. Contohnya saja untuk edisi Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini koleksi busana muslimahnya lebih banyak menggunakan bahan abadi yaitu bahan katun dan aneka batik. Begitu pula dengan motif atau coraknya yang menggunakan beberapa corak abadi pula mulai dari polkadot, bunga dan garis. “Sedangkan untuk warnanya saya menyediakan dua pilihan warna cerah dan warna gelap,” ungkapnya.

Lulusan STMT Trisakti ini menuturkan harga busana Muslimah buatannya relatif terjangkau yaitu mulai dari Rp 50 ribu – Rp 300 ribu. “Harga tersebut sewaktu-waktu bisa lebih murah pad saat ada diskon yang memang rutin kami berikan, seperti moment Ramadhan dan Idul Fitri yang akan datang,” ungkapnya.

Tak Cuma diskon, keunggulan lain yang juga terdapat pada produk Hikmawati terdapat pada jahitan yang diklaim olehnya memiliki kualitas jahitan yang rapi. Begitu pula dengan kualitas bahan yang digunakan selain menggunakan bahan-bahan kelas premium, Hikmawati menjamin pada motif bahan yang digunakannya merupakan bahan yang limited edition.

Peluang Bisnis Menjadi Mitra The Most

Bagi yang ingin terjun ke usaha busana Muslim, wanita berkerudung ini juga membuka kesempatan bermitra dengan penawaran investasi yang relative terjangkau yaitu cukup dengan melakukan pembelian di awal sebanyak 3 pcs otomatis sudah menjadi mitra. “Namun pembelian ini dilakukan dengan rutin minimal satu bulan mampu memesan 10 pcs busana Muslim,” terangnya.

Dengan minimal pembelian tersebut calon mitra akan mendapatkan keuntungan potongan harga Rp 20% dan juga dibantu promosi. “Untuk saat ini kami memang belum menerapkan satu agen satu kota namun pembelian yang berasal dari kota yang ada agennya biasanya kami akan mengarahkan ke agen karena dari segi harga baik agen maupun harga ritel yang saya jual sama,” jelasnya.

Soal balik modal Hikmawati menjamin jika dalam satu bulan calon mitra dapat menjual sebanyak 10 pcs busana muslim maka calon mitra sudah balik modal, apalagi jika penjualan melebihi target maka dijamin calon mitra sudah dapat menikmati keuntungan bersih dari penjualannya. “Untuk mencapai target saya biasanya menyarankan mitra untuk aktif dalam mempromosikan usaha baik melalui online maupun offline seperti mengikuti bazar-bazar,” ungkapnya.

Prospek Usaha

Dengan segala keunggulan dan sistem penjualan yang dijalaninya, Hikmawati mengaku dalam satu bulan mampu meraih omset Rp 30 juta setiap bulannya, omset tersebut akan mengalami peningkatan antara 20-30% pada saat menjelang puasa dan lebaran tahun ini namun meski mengalami peningkatan penjualan biasanya ada beberapa kendala yang mengikutinya seperti ketersediaan bahan dan waktu pengerjaan. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut Hikmawati mengakalinya dengan mulai menstok busana Muslimah yang akan dijualnya di bulan Ramadhan dan menghadapi Idul Fitri nanti.

Info lebih lanjut mengenai usaha busana Muslim ini, hubungi:

The Most by Hikmawati Arsyid
Pertokoan Top Krui, Jalan Raya Dr. Ratna No. 14
Jatibening Bekasi 17421
Tlp/WA 08129420994
Line: The_Mosthijab
IG : @themost_hijabpassion

Baca juga:

Leave a Reply