Teknik Budidaya Jambu Air Kancing ala Rasmidi Dengan Pola Tanam Buah Dalam Pot

Melihat peluang usaha yang menjanjikan di bidang agribisnis menarik hasrat Rasmidi mencoba bisnis tanaman buah, salah satunya jambu air kancing, dengan berbekal pengalaman di bidang perkebunan dan pertanian selama 20 tahun. Hanya dengan lahan seluas 1.000 meter persegi kini ia berhasi menanam jambu air kancing. Menariknya jenis jambu air ini dari segi perawatan tidak terlalu sulit, asalkan selalu terpapar sinar matahari pohon pun bisa berbuah lebat. Tak heran saat ini Rasmidi kewalahan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Bagaimana potensi usahanya?

Syarat Tumbuh

Angin sangat berperan dalam pembudidayaan jambu air. Angin berfungi dalam membantu penyerbukan pada bunga.
Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang curah hujannya rendah/kering sekitar 500-3.000 mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan. Dengan kondisi tersebut, maka jambu air akan memberikan kualitas buah yang baik dengan rasa lebih manis.
Cahaya matahari berpengaruh terhadap kualitas buah yang akan dihasilkan. Intensitas cahaya matahari yang ideal dalam pertumbuhan jambu air adalah 40-80%. Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu air adalah 18-28 derajat celcius dengan kelembaban udara antara 50-80%

Bibit

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya jambu kancing adalah tersedianya bibit yang berkualitas, yaitu bibit yang bebas hama dan penyakit, serta sehat. Bibit bisa diperoleh dari pucuk yang diperbanyak secara stek maupun pencangkokan pada pohon jambu kancing. Pembiakan dengan cara vegetatif tersebut dapat menghasilkan produk yang lebih banyak dan bervariasi dari satu induknya. Untuk bibit, rasmidi menggunakan bibit yang berasal dari pucuk dan bagian batang (biasanya cabang) untuk batang bawah.

Calon indukan jambu kancing Rasmidi dapatkan dengan menggunakan dua cara yaitu stek pada pucuk serta pencangkokan. Setelah mendapatkan bibit dari hasil cangkok lapisan epidermis kulit yang dapat dipindahkan secara bebas. Bibit yang baik pohonnya tumbuh subur, batang bawahnya besar dan berwarna kecokelatan. Untuk siap tanam ke media lainnya yang loebih besar sebaiknya daun jambu dalam keadaan tua. Untuk indukan yang baik pohonnya sudah berbuah dan sudah teruji kemanisan buahnya.

Persiapan Lahan

Kondisi lahan yang baik untuk menanam jambu kancing yaitu di lahan terbuka agar cahaya matahari 100% masuk dengan catatan ketersediaan air pada pohon terjaga dan terus disuplai. Karena itu Rasmidi menanam jambu kancing dengan teknik tabulapot, cara itu merupakan cara terbaik menanam jambu kancing di lahan terbatas, pohon yang dihasilkan bisa lebih pendek sehingga lebih mudah dalam perawatan hariannya serta lebih memudahkan pada pemetikan saat panen.

Tips Budidaya Jambu Kancing dan Manfaatnya

Sistem tabulapot yang baik, antara lain menggunakan polybag ukuran 60 x 70 cm yang terbuat dari bahan plastik dan mampu bertahan 3-4 tahun. Komposisi tanah yang terdapat pada polybag yaitu tanah/kompos yang steril dari berbagai penyakit yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman baik cendawan maupun nematoda yang menyerang pada sistem perakaran tanaman. (2) menggunakan pupuk kandang yang sudah difermentasi dan khusus untuk jambu kancing dianjurkan pupuk kandang dari jenis kotoran kambing atau sapi. (3) pencampuran antara tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 (2 tanah hitam+1 pupuk kandang).

Saat menanam, pohon jambu harus diberi jarak sekitar 2,5 – 3,0 meter agar pertumbuhan pohon tidak saling mengganggu. Pohon jambu harus dijarangkan (diberi jarak) sewaktu berbunga untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Indukan pohon jambu kancing yang ideal memiliki tinggi 3 meter dan telah berusia 2,5 tahun.

Perawatan

Lakukan penyiraman pohon pada pagi dan sore hari, namun bila cuaca sangat panas maka intensitas penyiraman bisa ditambah menjadi 3-4 kali setiap hari. Penyiraman dapat menggunakan teknik manual atau melalui irigasi tetes atau dengan kran otomatis.

Proses pemupukan yang dilakukan Rasmidi menggunakan pupuk NPK dan pupuk kandang. NPK diberikan seminggu sekali dengan takarn 1 sampai 2 sdm tergantung kebutuhan atau besarnya pohon dan untuk pupuk kandang dilakukan per dua minggu sekali. Takaran pemberian pupuk kandang pada setiap pohon sebanyak 1 – 2 ons. Pemupukan jangan sampai terkena batang pangkal karena bisa mengakibatkan pembusukan.

Cara menanggulangi hama dan penyakit, bungkus buah jambu dengan menggunakan kelambu agar terhindar dari gangguan lalat buah, belalang atau ulat. Penanggulang dengan cara penyemprotan insektisida, dan untuk mengatasi tungau (sejenis kutu) dengan penyemprotan akarisida dengan takaran 0,25 ml sampai 0,5 ml dicampur dengan 1 liter air.

Pemangkasan

Untuk pencegahan penularan penyakit ada baiknya pembudidaya melakukan pemangkasan daun. Pemangkasan daun yang kering bertujuan untuk pencegahan penularan penyakit, juga untuk mencegah daun-daun tua yang menutupi anakan dan menghindari buah dari goresan daun. Pada saat pemangkasan, setidaknya ada 6-8 daun agar perkembangan buah menjadi maksimal. Setelah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak dilakukan pemangkasan daun lagi. selanjutnya alat pemangkas disterilkan dengan desinfektan, misalnya menggunakan Bayclean atau alkohol.

Panen

Bibit hasil cangkokan akan berubah mengikuti pola buah dari pohon indukan, setidaknya membutuhkan waktu 4-6 bulan sejak bibit dibesarkan untuk tujuan pembuahan. 1 pohon mampu menghasilkan sekitar 10 kg buah jambu kancing. Teknik pemetikan bisa dengan cara digunting pada bagian batang buah, sisakan sedikit batang pada buah agar buah tak cepat layu.

Info Lebih Lanjut Dapat Menghubungi :

Pembudidaya Jambu Air Kancing (Rasmidi)
Jl. Lebak Kayang KP Perigi Cikerai, Cibeber, Cilegon, Jawa Barat
No HP : 082111658855

Baca juga:

Leave a Reply