Tangkap Peluang Bisnis Perlengkapan Kendaraan, Prospek Usaha Cerah

Bagi pemilik kendaraan, pastinya perawatan kendaraan menjadi prioritas utama.  Karena itu tidak heran banyak yang rela mengeluarkan budget besar untuk membeli berbagai perlengkapan kendaraan seperti sparepart. Melihat peluang pasar tersebut, saat ini banyak para pelaku usaha yang menawarkan berbagai perlengkapan kendaraan membuka kesempatan kerja sama. Dengan investasi terjangkau mulai dari Rp 1 juta, masyarakat bisa menjadi mitra usaha dan merasakan keuntungan menggiurkan dalam usaha ini.

Bisnis Perlengkapan Kendaraan: Prospek Usaha Cerah

Jumlah kendaraan yang semakin bertambah membuat usaha yang berhubungan dengan kendaraan bermotor memiliki prospek besar untuk dijalankan. Karena itu tidak salah bila saat ini banyak pelaku usaha yang melirik penjualan berbagai perlengkapan kendaraan mulai dari sparepart hingga perlengkapan lain penunjang berkendara.

Prospek cerah di usaha perlengkapan kendaraan tersebut diungkap pengamat usaha Yadi Budi Setiawan. Menurutnya usaha yang berhubungan dengan kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua masih menjadi salah satu usaha yang menjanjikan di luar usaha kuliner. Pasalnya pasar yang besar dan terus bertambah dengan semakin luas dan banyaknya penjualan kendaraan bermotor menjadi barometernya.

Prospek cerah usaha perlengkapan bermotor ternyata juga menjadi daya tarik para pelaku usaha. Salah satunya Zachya Abawiwoto yang tertarik membuka toko spare part sepeda motor karena prospeknya yang sangat besar. “Saya melihat prospek usaha di bidang otomotif khususnya penjualan spare part sangat besar lantaran angka penjualan sepeda motor yang terus meningkat setiap tahunnya,” terangnya.

Bukan hanya Zachya, pelaku usaha lain Hendry Anugrah yang melihat pasar usaha otomotif  yang besar membuatnya memberanikan diri untuk terjun ke usaha pembuatan cover kendaraan bermotor baik untuk roda empat maupun roda dua.

Tangkap Peluang Bisnis Perlengkapan Kendaraan, Prospek Usaha Cerah

Perlengkapan Kendaraan Dari Sparepart Hingga Cover Kendaraan

Ketatnya persaingan usaha, membuat pelaku usaha perlengkapan kendaraan bermotor  ini mencoba mencari celah pasar yang ada. Seperti Hendy yang membuat cover kendaraan custom karena melihat pasar yang besar sementara pelaku usaha di bisnis tersebut masih jarang.

Dengan mengandalkan kualitas bahan, pria yang membuka usahanya di Malang, Jawa Timur ini optimis bahwa usaha yang dijalankan akan mendapatkan respons baik dari para konsumen. “Kita menonjolkan kualitas untuk memikat konsumen baik kualitas bahan baku yaitu dengan menggunakan bahan Milky, Tasian dan Nolan yang dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat produk-produk berbasis waterproof (anti air) serta kualitas jahitan,” jelasnya.

Hal senada juga diakui Zachya dengan usaha Panca Jaya Motor yang dirintisnya sejak 2007. Yang menjadikan Panca Jaya Motor banyak dipilih para pemilik kendaraan dibandingkan took sparepart lainnya adalah sparepart yang ditawarkan sangat lengkap Panca Jaya Motor menawarkan berbagai suku cadang semua merek sepeda motor yang ada di Indonesia mulai dari scoter, bebek, hingga motor sport bahkan yang susah dicari seperti blok seher misalnya. Bahkan Panca Jaya motor juga menyediakan suku cadang sepeda motor lawas seperti Vespa.  “Kolektor motor tua seperti vespa sering mencari sparepart disini,” terangnya.

Kualitas produk dan berbeda dari pelaku usaha lainnya ternyata juga menjadi andalan Rikki Maulana dengan usaha tromol cakram custome-nya. Dengan mengandalkan bentuk yang berbeda dari tromol pada umumnya serta kualitas yang sama bahkan lebih ringan dari tromol buatan pabrik menjadikan usaha yang dijalankan sejak 2010 ini terus berkembang hingga sekarang.

Investasi Terjangkau

Melihat banyaknya permintaan kerjasama, para pelaku usaha perlengkapan kendaraan bermotor ini memutuskan untuk membuka kerjasama pada usaha yang dijalankan. Lebih menariknya lagi, modal atau investasi yang ditetapkan sangat terjangkau sehingga membuat banyak mitra bisa berkembang dengan usaha mereka.

Lihat saja yang ditawarkan Hendy Anugrah dengan produk cover kendaraan bermotor.  Hanya dengan investasi sebesar Rp 1 juta, konsumen sudah bisa bergabung menjadi mitra. Dengan investasi tersebut mitra akan mendapatkan berbagai jenis cover yang nantinya bisa dijual kembali pada konsumen. “Bila ukuran cover yang diterima tidak pas, maka bisa memesan dengan ukuran yang sesuai dan langsung akan kita produksi dan kita kirim pada mitra,” ujarnya.

Dari setiap penjualan cover, Hendi akan memberikan potongan harga sebesar 30%. Bukan hanya itu, bagi mitra yang kerap melakukan pesanan paling tidak 50 pesanan dalam satu bulan akan mendapatkan berbagai reward menarik mulai dari potongan harga yang lebih besar hingga berbagai hadiah lainnya.

Investasi terjangkau juga ditetapkan Rikki untuk para mitranya, yaitu hanya dengan membeli minimal 10 tromol atau sekitar Rp 4,1 juta sudah bisa bergabung dan mendapatkan potongan harga sebesar Rp 50 ribu.

Sedangkan untuk menjadi mitra usaha Panca Jaya Motor, ada 5 pilihan paket usaha yaitu Paket Silver sebesar Rp 15 juta.  Paket gold Rp 25 juta, Paket Platinum rp 50 juta, paket Grosir Rp 75 juta, dan paket distributor Rp 100 juta.  Dari investasi tersebut mitra akan mendapatkan paket produk sparepart, seragam, dan media promosi berupa spanduk dan banner.  Yang membedakan hanya kuantitas dan kelengkapan produk yang diterima mitra.

Investasi tersebut belum termasuk sewa tempat dan untuk Paket Distributor berlaku untuk kontrak kerjasama selama 1 tahun yang dapat diperpanjang dengan biaya sebesar Rp 1 juta. Hanya saja mitra paket distributor akan mendapatkan proteksi wilayah untuk mengembangkan 1 propinsi.  Tidak lupa mitra juga diberikan pelatihan dan software bengkel kasir untuk mengontrol stock barang dan penjualan.

Bagi mitra yang ingin membuka bengkel cukup mengeluarkan investasi tambahan sebesar Rp 10 juta dan akan mendaptkan perlengkapan bengkel untuk kapasitas 2 motor. Jika mitra kesulitan mencari mekanik, Zachya siap membantu mencarikan mekanik tanpa dikenakan biaya tambahan.  “sebelumnya saya juga akan mensurvey lokasi mitra agar mitra tidak salah pilih lokasi,” ujarnya.

Balik Modal Cepat

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan membuat banyak mitra bisa berkembang dengan usaha yang ada. Seperti Hendi yang mengaku dari 10 mitra yang saat ini sudah bergabung 7 mitra bisa balik modal dalam waktu kurang dari 1 bulan.

Sedangkan Zachya menargetkan mitra dapat balik modal paling lambat dalam 8 bulan. Dengan asumsi mitra mampu meraup omset Rp 15-30 juta/ bulan mitra akan mengantongi keuntungan bersih sebesar Rp 2-2.5 juta / bulan setelah sebelumnya dikurangi biaya sewa tempat dan biaya operasional lainnya.

Baca juga:

Leave a Reply