Raih Peluang Bisnis Bersama Foodsaurus, Usaha Minuman Organik Smoothies

Ide menjalankan usaha bisa datang dari mana saja, termasuk dari kebiasaan sehari-hari.  Seperti yang dialami Annisa Muliani yang terjun ke usaha pembuatan minuman organik smoothies karena kebiasaannya membawa minuman sehat ini ke kantor setiap hari.  Dari usaha tersebut, kini produk smoothies yang dijalankan Annisa dapat berkembang pesat dengan bisa memproduksi 900 botol smoothies setiap bulan.  Seperti apa usaha minuman organik yang satu ini?

Bisnis minuman segar tak pernah mati.  Salah satu jenis minuman yang kini sedang naik daun adalah smoothies, yaitu minuman yang terbuat dari campuran buah, sayuran, susu cair, dan es.  Dalam penyajiannya, biasanya ditambahkan yoghurt, cokelat dan susu kental manis, sehingga tekstur smoothies lebih pekat ketimbang minuman jus.  Selain menyegarkan, minuman ini juga menyehatkan, sehingga banyak orang ingin meminumnya terus.  Tak heran bila penggemar minuman satu ini cukup banyak.  Alhasil, pemain bisnis minuman smoothies terus bermunculan.

Awal Usaha Minuman Organik “Foodsaurus”

Salah satunya adalah Annisa Muliani, yang mengusung merek dagang Foodsaurus.  Merintis usaha sejak pertengahan 2013, kini wanita yang akrab disapa Annisa sukses meraup omzet Rp 10 juta per bulan dari usaha minuman ini.  Padahal jika dilihat dari sejarahnya tak pernah terpikirkan olehnya bahwa rutinitas Annisa membawa bekal smoothies setiap hari justru menjadi peluang usaha yang menguntungkan baginya.  “Jadi usaha ini tidak pernah saya rencanakan sebelumnya.  Saya hanya mengikuti permintaan pasar (teman-teman kantor),” ungkapnya.

Bicara soal modal, ibu satu anak ini mengakui tidak begitu banyak mengeluarkan modal dalam memulai usahanya ini.  Selain menggunakan peralatan yang telah dimiliki, bahan baku yang digunakan untuk membuat smoothies tergolong murah.  “Modal saya kala itu tidak mencapai jutaan, paling sekitar Rp 300 ribu – Rp 500 ribu,” tuturnya.  Sedangkan dalam urusan promosi, Annisa mengaku diawal ia merintis usahanya selain kepada teman-teman kantornya, Annisa juga rajin mempromosikan lewat media sosial.

Menurut Annisa diawal ia menjalani usahanya ini tren smoothies di masyarakat kala itu sangat bagus, maka tak aneh jika di awal menjalani usahanya Annisa mengaku kewalahan dalam membagi waktu antara pekerjaannya dengan usahanya.  “Kendala utama saya diawal menjalani usaha ini adalah saya harus mempu menentukan jam berapa saya mulai membuat smoothies agar seluruh pesanan terpenuhi dan saya tidak terlambat berangkat ke kantor,”  ungkapnya. Namun meski sulit dalam mengatur waktu dalam seharinya Annisa mampu memproduksi 28 botol per hari dan menghabiskan kurang lebih 180 kg – 200 kg buah per bulan.

Raih Peluang Bisnis Bersama Foodsaurus, Usaha Minuman Organik Smoothies

Foodsaurus Tawarkan 4 Varian Smoothies

Jus organik merupakan salah satu jurus jitu untuk diet secara sehat dan alami.  “Minum jus organik saat sarapan atau makanan selingan cukup mengenyangkan sehingga akan mengurangi mengkonsumsi makanan manis,” jelas Annisa.  Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal selain rutin mengkonsumsinya, produk Foodsaurus harus dikonsumsi kurang dari 16 jam.

Saat ini terdapat 4 varian smoothies yang ditawarkan, yakni Energizing Choco (pisang, mint, wortel, bengkoang), Powerful Green (kiwi, melon, pir, spirulina, buah naga), Red Rush (beet, pisang, semangka, selada romaine, strawberry), Juicy Orange (wortel, mangga, jeruk, jahe).

Tak cuma smoothies saat ini Annisa juga membuat produk baru yaitu healthy drink.  “Pada dasarnya, healthy drink adalah air mineral yang diisi potongan buah dan sayuran,” ungkapnya.  Adapun varian rasa yang diberikan pada produk healthy yang terdapat 4 varian, yakni Lemonade Chia Fresca (air kelapa,lemon, chia seeds), Apple Blast (sari buah apel, air kelapa), Soya Shake (susu kedelai organic, chia seeds), Organic Oat Milk (susu oat organic).

Annisa mengatakan salah satu keunggulan dari produknya yaitu terbuat dari bahan-bahan asli, dan hanya menggunakan buah dan sayuran bebas pemanis dan produk susu.  Namun untuk memberikan sensasi yang berbeda, setiap hari Annisa tidak berhenti untuk menambahkan inovasi dengan cara memberikan campuran rasa yang berbeda.  “Pemilihan buah dan sayur yang menjadi campuran adalah orisinil hasil pemikiran saya.  Sehingga seluruh varian menu memiliki daya tarik tersendiri untuk dibeli oleh customer,” ungkapnya.

Bicara soal harga, Annisa yang menjual smoothies dan healthy drink dengan botol berukuran 250ml ini mematok harga smoothies dengan harga Rp 25 ribu per botol, sedangkan untuk healthy drink mulai dari Rp 30 ribu – Rp 50 ribu.  “Untuk yang healthy drink harga disesuaikan dengan bahan yang ingin dimasukkan,” ungkapnya.

Prospek dan Kendala Usaha

Terkait dengan prospeknya usaha ini Annisa menuturkan jika kedua usahanya ini sangat menjanjikan, meski pemainnya sudah mulai banyak dan cara membuatnya mudah namun tidak membuat peminat terhadap produk smoothies dan healthy drink menurun, contohnya saja seperti yang didapat Annisa setiap bulannya omset mencapai 7-10 juta per bulan, dengan pengeluaran operasional sekitar 60% dari omzet.

Annisa menambahkan, peluang usaha yang bisa digarap dari bisnis ini sangat prospektif.  “Jumlah masyarakat yang ingin memulai hidup sehat makin tinggi.  Makanya, sangat berharap Foodsaurus bisa berkembang.  Tujuannya bukan hanya cari keuntungan, tapi mengajak orang lain untuk memikirkan kesehatan mereka.” Tuturnya.

Sedangkan untuk menghadapi persaingan yang ada selain rajin melakukan inovasi, Annisa juga rajin melakukan promosi terhadap usahanya salah satunya dengan mengikuti event dan bazaar.  Tak cuma itu Annisa yang menganggap persaingan dalam usaha sebagai motivasi untuk memajukan usahanya mencoba selalu bersyukur dengan hasil yang diraihnya tanpa berpikir negative dengan yang diraih orang lain.  “Rejeki itu sudah diatur oleh Allah, dan masing-masing sudah ada takarannya.  Namun kalau mau banyak yah usahanya juga harus lebih getol dan doanya lebih khusyuk,”jelasnya.

Dari segi kendala, karena usaha ini berhubungan dengan buah dan sayuran maka saat pergantian musim buah-buahan dan kenaikan harga buah-buahan menjadi kendala utama.  Namun pengalamannya telah lama terjun dalam usaha ini membuat Annisa mampu mengatasinya dengan mencoret dari peredaran untuk sementara waktu.  “Dari pada menarik dan menurunkan harga lebih baik dihilangkan dahulu, namun sebelum dihilangkan akan disosialisasikan terlebih dahulu pada customer,” ungkapnya.

Info lebih mengenai usaha minuman organik ini, hubungi:

FOODSAURUS
Alamat: Tanjung Barat, Jakarta Selatan
Instagram: foodsaurus
Telepon: 085716939338

Baca juga:

Leave a Reply