Publichood Coffee Shop ~ Usaha Café Konsep Industrial Minimalis

Banyaknya coffee shop baru yang bermunculan di kawasan Jakarta, kini menjadi perhatian sendiri bagi penikmat kopi ibukota. Tak hanya berlomba menarik antusiasme masyarakat dengan interior yang memikat, kedai kopi pun saling berlomba mengusung keunggulan masing-masing. Seperti Publichood Coffee Shop yang tidak sekadar menawarkan sebuah gerai kopi, namun juga menggandeng barbershop dan shoes cleaning untuk memberi pelayanan terbaik bagi pengunjungnya. Seperti apa?

Publichood Coffee Shop Tawarkan Nuansa Industrial Minimalis

Bagi anda penikmat sekaligus pencinta kopi, tentu tak ingin melewatkan secangkir kopi sekalipun. Namun, rutinitas harian yang cukup padat terkadang jadi penghalang untuk menyalurkan kebiasaan minum kopi. Kini, anda tak perlu khawatir lagi, karena di kota besar seperti Jakarta, sudah banyak coffee shop yang menawarkan berbagai jenis coffee dengan suasana yang nyaman.

Salah satu coffee shop yang menyajikan berbagai jenis kopi adalah Publichood Coffee Shop. Terletak di area Pondok Indah, Jakarta Selatan, Publichood Coffee Shop milik Audy Ariestyan atau yang akrab disapa Audy ini dibangun dengan konsep industrial minimalis. Berdiri di atas lahan mungil berukuran kurang lebih 200 meter, Publichood Coffee Shop mampu menampung sekitar 75 tempat duduk dengan berbagai macam bentuk kursi.

Memasuki ruang dalam Publichood Coffee Shop, sambutan ramah para pelayan begitu sigap menyapa tiap tamu yang singgah. Ruang berukuran mungil ini tertata cantik dalam balutan nuansa industrial minimalis. Hal intu bisa dilihat dari material ruangan yang sebagian besar menggunakan kayu, sehingga membangkitkan kesan teduh. Dari mulai lis jendela sampai lantai, semua terbuat dari kayu. Kesan natural itu pula yang melahirkan suasana hangat layaknya di rumah sendiri. Semilir angin yang berhembus dari air conditioner (AC) dan tatanan ruang yang bersih dan bebas bising, membuat customer betah dan merasa nyaman.

Dinding bata unfinished di sisi tembok ruang dan area barista, menambah nuaansa maskulin yang cukup kuat. Designe perabot yang minimal memberi kesan luas pada tatanan ruang yang mungil.

Publichood Coffee Shop ~ Usaha Café Konsep Industrial Minimalis

Fasilitas Wi-Fi gratis yang disediakan Publichood Coffee Shop memudahkan customer yang datang dengan setumpuk tugas yang harus diselesaikan dengan bantuan internet. Pelayanan ekstra prima dari waiter atau waitress yang ramah dan helpful, kian menceriakan suasana.

Ada yang unik dari coffees sShop satu ini. Disisi kanan gerai tersedia barbershop. Jadi, bagi kaum adam yang ingin tampilan rambutnya lebih trendy bisa ber-hair cutting ria sambil meneruput secangkir kopi. Ada juga gerai shoes cleaning atau tempat pencucian sepatu di sisi kiri coffee shop, yang turut memanjakan para customer yang datang.

“Dari awal konsep yang kami angkat memang ingin memanjakan customer terutama kaum adam yang suka ngopi. Makanya coffee shop kami duetkan dengan barbershop bertabel barberwood dan Shoes Cleaning berlabel Sneaklin,” tutur Audy, owner Publichood Coffee Shop.

Hot Lattee, Kopi Andalan Publichood Coffee Shop

Puas menikmati desain ruang ala industrial minimalis, saatnya melegakan tenggorokan dengan secangkir kopi andalan Publichood Coffee Shop, salah satunya Hot Lattee. Varian coffee latte ini diracik dari kopi arabika yang ditambahkan hazelnut syrup yang legit.

Secangkir Hot Lattee diramu dari biji kopi pilihan yang telah dipanggang hingga harum, lalu dihaluskan menggunakan mesin grinder kopi hingga menjadi bubuk. Selanjutnya bubuk kopi dituang ke dalam portfilter atau saringan khusus kopi. Kemudian portfilter dikaitkan  kedalam keran mesin kopi hingga terkunci erat, lalu dikucurkan air panas yang mengalirkan espresso. Tepat dibawah keran mesin kopi ada cangkir yang siap menampung lelehan kopi panas tanpa ampas itu. Di tempat terpisah, barista Publichood Coffee Shop membuat foam dan fresh milk yang di steam hingga berbuih kokoh. Lalu menuangkannya secara perlahan ke dalam cangkir berisi espresso yang telah ditambahkan sekitar dua shoot hazelnut syrup. Supaya tampilannya lebih menarik foam dihias menjadi latter art. Karya seni di atas secangkir Hot Latte ini menghasilkan tampilan kopi yang menawan.

Sebagai pemanis, secangkir hot Latte disajikan bersama brown sugar sachet. Untuk bisa menikmati tiap teguk kopi rasa kacang hazelnut ini, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp 28-40 ribu per cangkir.

Namun bila anda penikmat kopi hitam maka Black Coffee racikan Publichood Coffee Shop wajib Anda jajal. Disuguhkan tanpa ampas membuat anda tak perlu menunggu lama untuk segera menyeruput kenikmatannya. “Karena bebas ampas anda tak perlu menunggu ampasnya mengendap seperti menikmati Kopi Hitam biasa,” tambah Audy.

Selain itu Publichood Coffee Shop juga menawarkan beragam pilihan kopi dalam berbagai ukuran cup mulai dari 3 hingga 5 oz, serta dibedakan dengan warna hitam ataupun putih. Biji kopi yang dipakai disini mostly dari Tanamera Coffee, namun terkadang juga menggunakan kopi dari Melbourne’s Seven Seeds dan proud Mary.

Menu Lain

Sambil menikmati minuman di Publichood Coffee Shop, anda dapat pula memesan camilan seperti French Fries dengan taburan bumbu keju atau Macaroni Schotel & Cheese yang hangat. Tidak hanya tempat yang nyaman, makanan dan minuman yang enak, harga di Publichood Coffee Shop juga sangat ramah di kantong.

Bagi Anda yang datang dalam keadaan lapar, Anda bisa menyantap sajian  ala western berupa Spaghetti Bolognaise, Spaghetti Aglio Olio atau Chicken and Waffle, masing-masing dipatok dengan harga Rp 30 ribu per porsi. Ada juga sajian dessert bercita rasa manis seperti brownies with Ice Cream atau Choco Lava, dengan harga Rp 18 ribu per porsi.

Dan bagi anda yang datang untuk sarapan pagi, coffee shop yang beroperasi mulai pukul 7 pagi hingga 9 malam ini juga menyediakan paket breakfast berupa Breakfast Platter + Hot Coffee/Tea yang berisi Croissant screamble egg, sausage coctail/smoked beef, french fries, grilled tomato dan sauted mushroom, yang dijual seharga Rp 65 ribu/porsi. Serta paket sandwich + Hot Coffee/Tea Rp 55 ribu/porsi.

Banyaknya varian menu yang ditawarkan Publichood Coffee Shop membuat coffee shop yang yang berdiri 20 Agustus 2015 lalu ini tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan artis papan atas seperti Al Ghazali, Pevita Pearce, Nadin Emanuela dan beberapa artis lainnya sering berkunjung ke Publichood Coffee Shop untuk menikmati secangkir white atau black coffee bean dalam balutan suasana ruang yang hangat.

Info lebih lanjut mengenai usaha kedai kopi ini, hubungi:

Publichood Coffee Shop
Jl. Gedung Hijau Raya, Blok Sf-07 No. 74, Pondok Indah Jakarta Selatan
Telp : 021 22705557
Twitter : @publichoodcoffee

Baca juga:

Leave a Reply