Pigeonhole Coffee Tawarkan Desain Vintage dan Clear Dengan Menu Favorit Cappuccino Latte

Kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner paling seru. Kawasan sub urban yang berbatasan langsung dengan Tangerang, Banten ini bahkan diakui sebagai tempat bertumbuhnya wisata kuliner. Salah satu tempat baru yang telah memiliki banyak penggemar adalah Pigeonhole Coffee, coffee shop berkonsep vintage dengan ragam variasi kopi yang nikmat. Apa kelebihan usaha kedai kopi ini dan menu apa yang ditawarkan?

Tertarik menikmati secangkir kopi dalam suasana ruang yang cozy? Coba deh menyusuri kawasan Bintaro Utara, Jakarta Selatan. Karena di daerah pinggiran Jakarta tersebut, ada satu tempat ngopi baru yang layak untuk disinggahi, namanya Pigeonhole Coffee. Kabarnya, desain ruang yang tertata sanggup menghadirkan kesan teduh yang bikin rileks, terutama usai lelah beraktivitas.

“Berada dikawasan residential area, membuat Pigeonhole Coffee tak sesibuk kawasan business. Dan karena berada di kawasan kompleks perumahan, kami termasuk coffee shop berkonsep neighborhood coffee house yang sebagian besar customer-nya adalah tetangga sekitar,” terang Rifki Rianputra, owner Pigeonhole Coffee.

Pigeonhole Coffee Tawarkan Suasana Vintage

Bersih, jadi kata pertama yang meluncur begitu saja dari benak sebagian besar customer yang singgah ke Pigeonhole Coffee. Terlihat dari dominasi warna putih yang membalut dinding ruang, hingga penggunaan perabot klasik yang jauh dari kesan usang.

Untaian kabel bola lampu yang bergelayut di atas plafon barista station, serta hamparan lantai keramik dengan motif bunga berwarna cokelat yang melahirkan suasana vintage juga tak kalah apik. Deretan mesin grinder kopi di atas meja barista menandakan jika Pigeonhole Coffee menggunakan bubuk kopi fresh yang baru digiling setelah pesanan datang. Kesan santai juga tergambar jelas dari deretan furniture yang bikin nyaman. Uniknya lagi, bagi customer yang tertarik dengan dunia kopi bisa bebas sharing soal kopi-kopian kepada barista. Bahkan tak sedikit customer yang belajar teknik meracik kopi yang nikmat dari para barista Pigeonhole Coffee yang mumpuni. Fasilitas Wi-Fi gratis super kenceng menambah nilai plus yang bikin betah.

Pigeonhole Coffee Tawarkan Desain Vintage dan Clear Dengan Menu Favorit Cappuccino Latte

“Overall desain interior yang ingin kami tuangkan adalah ketenangan, sehingga setiap customer yang datang bisa menikmati secangkir kopi pilihannya dengan nyaman tanpa khawatir diganggu oleh situasi di luar maupun di dalam coffee shop, meski space-nya kecil dan hanya mampu menampung sekitar 26 – 30 orang,” tambah Rifki.

Menu Utama

Layakannya sebuah coffee shop, Pigeonhole Cofee pada dasarnya menjual kopi dengan berbagai variasinya sebagai menu utama. Diantaranya ada Espresso, Long Black dan Filtered Coffee untuk varian Black Coffee, serta Piccolo Latte, Cappuccino dan New Magic untuk kreasi Latte alias Kopi Susu yang bisa dinikmati dalam keadaan panas atau dingin.

“Kami juga punya menu jawara berupa El Salvador Vinca El Copitos yang sudah memenangkan Cup Of Excellence Tahun 2015,” terangnya.

Range harga yang ditawarkan Pigeonhole Coffee juga cukup beragam, mulai dari Rp 23 ribu hingga Rp 75 ribu per cup. Dijelaskan Rifki, harga yang dipatok tergantung darimana biji kopi dan minuman tersebut berasal.

Untuk meracik beragam kopi nikmat, Pigeonhole Coffee menggunakan jenis kopi Arabica. Namun asal muasal biji kopinya tidak terpatok pada satu daerah. Karena menurut Rifki, semua biji kopi memiliki karakteristik yang berbeda. “Kami menggunakan biji kopi dari berbagai daerah dan negara, seperti Ethiopia, Guatemala, Aceh Takengon, Bali, Jawa Barat dan Flores. Karena kami tidak pernah mementingkan apakah biji kopi tersebut impor atau lokal, yang terpenting adalah karakternya,” tegas Rifki.

Dari deretan menu yang ditawarkan, anda patut menyeruput kenikmatan Black n White ala Pigeonhole Coffee, menu satu ini terlihat unik karena terdiri dari tiga rangkaian minuman yang berbeda, yakni satu sloki Soda Esquil, setengah cangkir Espresso dan satu cangkir Piccolo Golla Cappuccino dengan Art Latte yang menawan.

Untuk mencicipi rangkaian yang tersaji, Anda bisa memulainya dengan menyeruput Espresso dari biji kopi Bali atau Toraja yang pahit namun teras fruity dan agak kental. Sebagai penawar rasa pahitnya, Anda bisa meneguk Soda Esquil, dan sebagai penutup rasakan lekatnya rasa fruity dari Piccolo Golla Cappuccino.

Dengan tiga rangkaian tersebut, Anda bakal lebih memahami bahwa apapun jenis kopinya, baik Piccolo maupun Cappuccino, basenya hanya satu yaitu Espresso. “Dari rangkaian menu tersebut customer jadi tahu seperti apa rasa Espresso dan seberapa jauh perubahan rasanya setelah ditambahkan milk base,”ungkap Rifki.

Selain tiga rangkaian Black n White, ada juga Advocado yang cocok jadi sajian penutup. Minuman kopi satu ini diracik dari campuran es krim dan Espresso dengan sensasi rasa creamy bercampur pekatnya kopi. Namun, bagi anda yang kurang menyukai rasa pahit alami khas biji kopi, Anda bisa memilih Babycinno. Dibuat dari fresh milk yang di stem hingga berbuih kokoh, Babycinno tampil manja dengan taburan Marshmallow berwarna pink dan putih. Bukan hanya sebagai pemanis tampilan, saat diaduk rata bersama susu Marshmallow juga memberi efek legit yang menggetarkan lidah. Klop banget!  Apalagi saat diseruput pelan-pelan dalam keadaan hangat.

Untuk snack pendamping, Pigeonhole Coffee punya Seasoned Fries, Bitterballen dan Pempek, yang dijual dengan kisaran harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per porsi. Anda yang tertarik mencicipi kenikmatan ragam varian kopi buatan Pigeonhole Coffee, bisa datang mulai pukul 8 pagi hingga 7 malam di hari Senin sampai Jumat, dan hingga pukul 9 malam di hari Sabtu dan Minggu. Ngopi  dulu ach…

Info lebih lanjut mengenai usaha kedai kopi ini, hubungi:

Pigeonhole Coffee
Jl. Merpati II No 20, Bintaro Sektor 1
Bintaro, Jakarta Selatan
Telp : 0857 77779175

Baca juga:

Leave a Reply