Peluang Bisnis Yang Menjanjikan Bersama Es Cendol Elizabeth Bogor ~ Cepat Balik Modal

Kegigihan Slamet Ikhwan mengembangkan usaha Es Cendol sejak tahun 1998 membuahkan hasil manis. Dengan pengalaman tersebut, cendol buatannya cukup tersohor dan laris di pasaran. Apalagi dengan sistem kemitraan yang ditawarkannya sejak tahun 2009 membuat usaha Cendol Elizabeth banyak diburu orang. Kini ia memiliki 300 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Bagaimana kisah sukses Slamet membangun usaha yang menawarkan kerjasama dengan investasi Rp 8 juta dan bisa balik modal kurang dari 5 bulan ini?

Es Cendol Elizabeth Bogor ~ Kesuksesan Yang Tak Terpikirkan

Siapa tidak kenal es cendol? Minuman yang satu ini banyak diminati masyarakat karena rasanya yang manis dan sensasi segar ketika diminum. Lantaran banyak penikmatnya, gerai penjaja es cendol tidak pernah sepi dari pembeli.

Salah satunya adalah Slamet Ikhwan yang mengusung brand Es Cendol Elizabeth Bogor yang memulai usahanya sejak 1998 lalu. Menurut Slamet, kesuksesan yang diraihnya saat ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya, terlebih jika melihat awal usahanya yang hanya mengikuti sang kakak H Rohman di Bandung yang merupakan pencetus Es Cendol Elizabeth ini.

Melambungnya nama Es Cendol Elizabeth Bogor tidak lepas dari kegigihan Slamet mempertahankan kualitas rasa produknya. Selain itu dengan berbagai promosi yang dilakukan mulai dari mulut ke mulut, hingga tidak pernah absen mengikuti berbagai event besar yang diadakan baik di Kota Bogor maupun Jakarta membuat nama Es Cendol Elizabeth Bogor banyak dikenal.

Es Cendol Elizabeth Bogor Memakai Bahan Alami

Slamet menjamin es cendol buatannya lebih sehat karena menggunakan bahan-bahan alami, misalnya saja untuk pewarna cendol, Slamet lebih memilih menggunakan daun suji sebagai pengawet alaminya dari pada menggunakan pengawet buatan. Walau memiliki daya tahan yang lebih singkat hanya tiga hari, namun pemilihan penggunaan daun suji ini bertujuan agar aman dikonsumsi semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. “Untuk harganya, kami menjual satu cup es cendol itu dengan harga Rp 6 ribu,” jelasnya.

Peluang Bisnis Yang Menjanjikan Bersama Es Cendol Elizabeth Bogor

Tak hanya itu, ia juga menggunakan bahan alami sebagai pewangi cendol dari daun pandan bukan dari pewangi buatan. Sedangkan untuk bahan pemanis Slamet menggunakan gula merah khas Surade, Sukabumi yang diambil langsung dari tempat produksinya. “Gula merah asal Surade ini memang terkenal dengan cita rasa manisnya lebih legit namun tidak meninggalkan rasa pahit pada gulanya, makanya keluarga saya sudah mempercayakan gula ini sebagai pemanisnya,” ungkapnya.

Cendol buatan Slamet juga memiliki tekstur yang kenyal namun tetap lembut. Karena Slamet menggunakan dua jenis tepung, yakni tepung beras dan tepung sagu. Tepung beras sebagai bahan utama berfungsi menghasilkan tekstur padat, sedangkan tepung sagu bisa menciptakan sensasi kenyal saat dikunyah.

Peluang Bisnis Menjadi Mitra Es Cendol Elizabeth Bogor

Sejak resmi buka, sudah banyak masyarakat yang meminta kerja sama sebagai mitra, hal ini tidak terlepas karena prospeknya cukup bagus. Namun untuk kemitraan baru ditawarkan Slamet pada Desember 2009. “Untuk memuluskan kerja sama ini saya sudah mengurus semua perizinan yang dibutuhkan mulai dari Depkes dan MUI untuk menjamin produknya aman untuk dikonsumsi dan juga sudah mematenkan usaha dan merek dagang dengan mengurusnya ke Direktorat jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual (Ditjen HAKI) dan berbagai kelengkapan lainnya,” ungkapnya.

Bagi yang tertarik menjadi mitra, investasi yang dibutuhkan sebesar Rp 8 juta. Dengan investasi tersebut, mitra akan mendapatkan berbagai keperluan usaha seperti booth / gerobak, perlengkapan seperti termos dan lain-lain serta yang paling menarik dari kontrak kerja sama ini tidak ada batasnya atau berlaku seumur hidup. “Kita juga memberikan produk cendol untuk jualan perdana sebanyak 50 gelas,” jelasnya.

Peluang Bisnis Yang Menjanjikan Bersama Es Cendol Elizabeth Bogor ~ Cepat Balik Modal

Dalam kerja sama ini mitra tidak dikenakan biaya royalti maupun biaya lainnya. Dari pembelian paket mitra sudah mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk berjualan. Hanya saja mitra perlu menyiapkan karyawan dan tempat usaha strategis seperti contohnya di mal atau tempat keramaian lainnya. Diakui Slamet, yang mengikat antara mitra dan pusat terutama untuk mitra yang berada di Jabodetabek ialah pembelian bahan baku yaitu satu paket yang terdiri atas cendol, santan dan gula yang bisa digunakan untuk 10 gelas dengan harga Rp 16 ribu.

Sementara untuk cup, mitra tidak wajib membeli dari kantor pusat. Namun demikian, cup yang dipakai sebaiknya tetap disesuaikan dengan standar pusat. “Kami mempunyai cup dengan merek Es Cendol Elizabeth Bogor, namun kami tidak mewajibkan mitra beli cup dari kami. Mitra usaha bisa membeli dari luar,” katanya.

Balik Modal

Slamet mengatakan mitra Es Cendol Elizabeth Bogor bisa balik modal dalam waktu 1-5 bulan, dengan asumsi sehari mampu menjual minimum 50 porsi Es Cendol Elizabeth Bogor atau mendapatkan pemasukan sebesar Rp 300 ribu per hari. Artinya dalam satu bulan omset yang diperoleh sebesar Rp 9 juta dengan laba bersih hingga 50%. Slamet menjanjikan, dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan mitra sudah bisa balik modal. “Itu tergantung jumlah penjualan juga. Ada mitra kita yang balik modal hanya dalam waktu satu bulan,” klaimnya.

Slamet menyadari saat ini banyak usaha sejenis dengan konsep serupa mulai meramaikan persaingan. Namun ia mengatakan setiap orang sudah memiliki rejekinya masing-masing, tinggal bagaimana kita menjaga mental untuk tetap mau berusaha. Karena itu, Slamet mengimbau mitranya tidak menjadikan persaingan sebagai hambatan, jadikan pesaing sebagai cambuk untuk bekerja lebih giat dan keras lagi karena memang Es Cendol Elizabeth Bogor memiliki keunggulan dibanding yang lain.

Prospek dan Kendala Usaha

Tidak banyak kendala yang dihadapinya dalam menjalankan usaha ini. Hanya saja masalah keuletan seorang mitra dalam mengembangkan usaha ini kadang menjadi hambatan mereka dalam mengembangkan usahanya.

Dilihat dari prospeknya sendiri, Slamet mengaku usaha es cendol ini masih sangat menjanjikan karena selain karena usaha kuliner sangat dibutuhkan banyak orang es cendol juga merupakan minuman favorit. “Prospek sangat bagus hal tersebut bisa dilihat dari jumlah omset dari usaha saya yang mencapai Rp 150 juta dan jumlah mitra saya yang saat ini mencapai 300 mitra tersebar di Jabodetabek dan Banten,” jelas Slamet.

Info lebih lanjut mengenai peluang bisnis menjadi mitra usaha es cendol ini, hubungi:

Es Cendol Elizabeth Bogor
Alamat : Jalan Cibinong Ciapus No. 1 Ciomas Kabupaten Bogor
Tlp : 0851 0313 0361 / 08777 0717139 / 0857156 23000
Web : http://cendolelizabethbogor.com

Baca juga:

Leave a Reply