Kusumaningrat, Pembudidaya Buah Naga Hitam Organik ~ Sebulan Panen Bisa Sampai 20 ton

Membudidaya buah naga hitam asal varietas Meksiko di Tanah Air mengantarkan Kusumaningrat menjadi petani buah sukses.  Kini ia bisa memanen sebanyak 20 ton buah naga hitam per bulan.  Kegigihan membudidaya buah naga hitam dan memasarkan hasil panen sejak tahun 2000, kini hasil panennya sudah dipasarkan  di seluruh Indonesia.  Seperti apa kisah sukses pembudidaya buah naga hitam secara organik yang ternyata bisa ditanam dalam media pot (Tabulampot) ini?

Harga Bibit Buah Naga Hitam

Buah naga hitam adalah jenis buah baru yang berasal dari Meksiko, tanaman ini sebenarnya hidup di padang pasir dan beriklim tropis. Manfaat/khasiat buah ini selain rasanya segar juga sering kali dikonsumsi orang sebagai makanan pendamping bagi penderita stroke, kanker, kolesterol dan demam berdarah.  Kandungan kadar vitamin C dan berbagai antioksidan terbukti mampu meredam berbagai jenis penyakit.  Saat ini jenis-jenis buah naga dibudidayakan di Indonesia sebagai berikut buah naga putih, merah, kuning dan buah naga hitam.

Pembudidayaan buah naga hitam lebih mudah dari jenis buah lainnya, cepat berbuah (1-1.5 tahun), buahnya banyak (dalam 1 pohon mencapai 6-10kg), panen sepanjang tahun, buah lebih manis dan harga jual lebih mahal.  Karena itulah ia lebih memilih membudidayakan buah naga hitam yang banyak diminati pasar karena kandungan gizinya lebih baik.  Tiap 100 gram buah naga hitam mengandung betakaroten (provitamin A 500mg).  Zat besi 0.55-0.65 mg, vitamin B1 0.28-0.30 mg, vitamin B2 0.043-0.045 mg dan vitamin C 8-9 mg, dll.

Budidaya buah naga yang dilakukan Kusumaningrat saat itu masih sebatas uji coba mengingat ia belum berpengalaman membudidayakan buah naga.  Barulah di tahun 2000 ia mulai fokus membudidayakan buah naga setelah mengenal jenis buah naga yang kualitasnya lebih baik, yakni hitam red (Hyfocerous costaricensis).

Berdasarkan info yang didapatnya dari temannya yang hobi tanaman buah naga hitam red memiliki produktifitas lebih tinggi, lebih tahan penyakit, bisa ditanam mulai ketinggian 0 sampai 1000 mdpl, cepat berbuah, penampilan buah lebih cantik dan rasanya lebih manis dari semua jenis buah naga yang ada.  Pekatnya warna merah keunguan yang dikandung hitam red membuat buah ini juga dikenal oleh masyarakat Malaysia sebagai buah naga ungu.  “Sebanyak 100 rumpun bibit hitam red ukuran 30-60 cm saya beli langsung dari Meksiko,” ucap Kusumaningrat.

Kusumaningrat, Pembudidaya Buah Naga Hitam Organik ~ Sebulan Panen Bisa Sampai 20 ton

Harga bibit buah naga dari Meksiko ini cukup fantastis, sebab disesuaikan dengan tinggi bibit, tiap cm bibit dihargai Rp 5 ribu sehingga harga per bibit sekitar Rp 90 ribu per 30 cm.  Bibit tersebut ditanam di lahan miliknya di Desa Klotok Lebak Tumpang Kediri dengan budidaya jenis buah naga hitam red. Diawal usaha membudidayakan buah naga hitam memulai usaha sekitar 50 juta, di lahan seluas 3500 m2 dengan bibit pohon.  Sedangkan untuk pupuk kompos dibuat sendiri dengan bahan baku kotoran kambing dan sapi yang dibeli dari warga sekitar kebunnya seharga Rp 400/kg.

Harga Buah Naga Hitam

Diakui Kusumaningrat, kesuksesannya tersebut tak lepas dari banyaknya permintaan di pasar.  Apalagi saat ini 50% buah naga yang ada di pasaran adalah buah impor.  “Pembudidayaan buah varietas Meksiko tanaman ini masih terbilang sedikit.  Namun mampu menghasilkan keuntungan yang besar, karena usaha ini terbilang sangat  prospek dalam jangka panjang demi kesehatan dan enak,” ujarnya.

Buah naga ini kualitasnya lebih tinggi, lebih manis, warna lebih terang/cerah dan daya simpannya lebih lama.  Bisa diletakkan pada suhu ruang buahnya bisa tetap bagus selama 10 hari, sedangkan jika disimpan pada suhu rendah 5-10°C refrigerator/kulkas tetap berkualitas baik selama satu bulan.

Pemilihan bibit yang benar juga menjadi kunci keberhasilan budidaya buah naga hitam. Bibit sebaiknya diperoleh dari pembibit atau breeder yang terpercaya. Khusus bibit buah naga ini, tak perlu bibit yang tersertifikasi, asalkan dari tanaman yang telah berbuah. Kriteria bibit yang bagus, yakni berasal dari tanaman indukan yang telah 3 kali berbuah atau telah berusia 3 tahun, batang berwarna hijau kebiruan dan kekar.

Buah naga hitam hasil panennya dikelompokkan dalam 3 grade, yakni Grade Jumbo ukuran 500 gram – 1.2 kg/ buah seharga Rp 50 ribu/kg, Grade Hitam ukuran 500gram-800gram/buah seharga Rp 40ribu/kg dan Grade A ukuran 400gram-500gram/buah seharga 35 ribu/kg. Jika harga jual Rp 40ribu/kg, dalam sebulan mampu meraup omset Rp 50 juta.

Kendala Usaha Budidaya Buah Naga Hitam

Selama menjalani usaha budidaya buah naga hitam, kendala terbesar yang tidak bisa di prediksi adalah perubahan cuaca yang bisa menyebabkan merosotnya produksi buah naga saat panen hingga 90%.  Kondisi ini, kata dia hanya terjadi di pulau Jawa, karena curah hujan cukup tinggi di Pulau Jawa.  Tetapi diluar pulau tanaman ini belum dikembangkan secara maksimal, sehingga belum dapat memenuhi permintaan pasar.  “Untuk menyiasati produksi yang turun, harus mampu menjaga pohon agar tumbuh lebih baik, sehingga diharapkan mampu memproduksi buah dengan kualitas baik, dan menekan ongkos pengeluaran,” ujarnya.

Kendala lainnya dalam hal pemasaran buah naga hitam adalah tingginya impor buah naga terutama dari Vietnam.  Pihaknya berharap pemerintah juga lebih intensif lagi untuk membatasi impor, agar para petani local bisa lebih berkembang.

Info lebih lanjut mengenai usaha budidaya buah naga ini dapat menghubungi:

Kusumaningrat
Jl. Dr Suharjo Gang Lawu Lebak Tumpang Campurejo Kediri, Jawa Timur
Hp : 085655742695

Baca juga:

Leave a Reply