Cerdas Mengelola Usaha Waralaba Kaki Lima

Usaha Waralaba Kaki Lima Tantangan Luar Biasa

Kaki lima sebagaimana sebutannya merupakan usaha makanan yang banyak dikelola usaha kecil menengah dengan jumlah tak terbatas. Apalagi kaki lima diasosiasikan sebagai usaha dengan ukuran kecil secara omzet yang seolah-olah tidak menarik. Namun ada beberapa hal yang sering kali menjadi tantangan usaha terbesar dari usaha waralaba kaki lima sering menjadi kendala terbesar dalam usaha ini. Tak pelak banyak usaha waralaba kaki lima berguguran yang justru terjadi pada saat berkembang karena kurang mewaspadai “penyakit ” usaha kaki lima yang diwaralabakan.

Kaki lima memang memiliki peluang luar biasa tapi perlu juga diwaspadai harfiah dari kaki lima jika tidak dikelola secara bagus akan mudah tergerus. Beberapa pengusaha waralaba yang bermain di area ini sering kali hancur berkeping karena bisa jadi tidak mewaspadai munculnya tantangan yang tidak terkendali.

Beberapa hal berikut yang sering kali menjadi ancaman terbesar usaha waralaba kaki lima adalah:

1. Mitra usaha tidak setia dan patuh pada kesepakatan

Mitra atau pihak yang mengambil franchise sering kali tidak setia  dan patuh pada kesepakatan yang sudah dibuat baik penjualan, area atau bahkan mutu produk yang sudah ditetapkan karena bisa jadi mitranya sangat variatif. Mengelola jumlah rekanan dalam jumlah banyak pasti lebih sulit dengan berbagai karakternya. Sedikit saja manajemen yang luput, pemalsuan terhadap produk atau perilaku yang tidak sesuai dengan kesepakatan bisa dilakukan. Akibatnya, banyak konsumen kecewa karena produk yang dijual tidak sesuai dengan harapan.

2. Mitra usaha berkantong tipis

Pengambil franchise atau rekanan sering kali dari kalangan berkantong tipis yang kadang memang harus berupaya dengan cara apapun untuk mempetahankan uang yang sudah diinvestasikannya. Dalam gerakannya cenderung abai. Ini sering sekali terjadi pada kondisi ketika penjualan di satu daerah kurang maksimal, dengan modal pas-pasan mitra sering melakukan manuver di luar kendali pemilik franchise.

Cerdas Mengelola Waralaba Kaki Lima

3. Mudah ditiru

Ini adalah sifat karakter usaha kaki lima jika tidak memiliki keunggulan yang kuat, produk mudah  ditiru pesaing. Beberapa produk kaki lima yang banyak lahir dari ide dasar usaha kecil kadang memiliki efeknya, karena mudah ditiru dalam persaingan head to head.

4. Pembelinya sangat resisten dengan harga

Usaha kaki lima yang jika dijual di area kaki lima memang cenderung mendekati target konsumen yang sangat sensitif dengan harga sehingga ukuran harga sering kali jadi hal utama. Mereka lebih  cepat pindah ke pesaing jika kebutuhan dasarnya tidak mencukupi.

Mudah berpindah, ini menjadi kendala terbesar mengembangkan waralaba kaki lima karena sering kali usahanya berada di tempat yang tidak berizin sehingga rentan terjadinya razia. Memilih tempat menjadi syarat utama ketika bermitra. Kaki lima sering kali mengambil tempat ramai namun tidak berizin. Ini menjadi tantangan tersendiri. Pastikan bahwa mitra memiliki tempat yang bebas razia atau minimal tidak mudah digusur.

Unik dan Seragam, Kunci Utama

Standard selalu diperlukan sebagai pengendali agar konsistensinya terjamin. Parameter utama dari franchise makanan untuk memastikan konsumen kembali  membelinya adalah rasa. Ketepatan rasa tidak dapat dikendalikan dengan mengandalkan kemampuan tukang masak saja, tapi dengan sistem.  Di dalam manajemen ada perencanaan, kontrol sampai verifikasi. Tujuan utama dari manajemen produksi  dan mutu adalah menghasilkan produksi tepat waktu sesuai dengan kuantiti yang diminta, spesifikasi dan kualitas yang terjaga dari hulu sampai hilir. Franchise yang baik dan bonafide akan menerapkan manajemen produksi dan mutu, begitupun mitra akan merasa aman dan nyaman jika usaha dikendalikan oleh manajemen bukan berdasarkan orang perorangan.

Keunikan adalah jawaban utama yang akan membedakan perbedaan jelas dari usaha waralaba kaki lima yang dibuat sehingga benar-benar berbeda dari pesaing. Ingat, kaki lima dengan pelaku usaha ribuan bahkan jutaan sehingga jika brand Anda tidak tampil unik akan tenggelam dan pembeli akan memperlakukan produk yang dijual sebagaimana produk kaki lima lainnya.

Baca juga:

Leave a Reply