Bagaimana Langkah Memulai Bisnis Toko Tas dan Sepatu Online di Dunia Maya?

Banyak orang Indonesia gemar mengoleksi tas dan sepatu. Karena itu, peluang bisnis menjajakan tas dan sepatu juga masih terbuka lebar. Bila tak ingin repot menjaga toko tas dan sepatu, Anda bisa coba membuka toko tas dan sepatu online.

Tahukah anda kalau Syahrini adalah kolekter sepatu? Selebriti yang lekat dengna idiom cetar membahana ini konon memiliki koleksi sepatu hingga 400 pasang lebih. Bahkan, beberapa sepatu koleksinya berharga hingga belasan juta lebih.

Sepatu adalah salah satu barang fashion yang gemar dikoleksi wanita. Selain sepatu, barang fashion lain yang juga kerap memenuhi lemari kaum hawa adalah tas. Memiliki sepasang sepatu dan satu tas bisa jadi tidak cukup bagi seorang fashionholic.

Banyaknya orang yang doyan berburu tas dan sepatu untuk menambah koleksinya ini membuka peluang bisnis. Tak heran, banyak toko yang menjajakan berbagai merek dan bentuk tas maupun sepatu tersebar di berbagai pusat perbelanjaan.

Tertarik mencoba peruntungan di bisnis tas dan sepatu? Kalau ya, Anda tidak perlu repot-repot mencari tempat untuk membuka toko tas dan sepatu. Cobalah menjajakan dengan memulai bisnis toko tas dan sepatu online.

Langkah Memulai Bisnis Toko Tas dan Sepatu Online di Dunia Maya

Memang, masih banyak orang yang lebih senang membeli langsung ke toko jika ingin mendapatkan sepatu baru. Sebab, dengan datang ke toko, mereka bisa mencoba terlebih dulu beberapa model sepatu yang dianggap menarik. Begitu juga dengan tas.

Tapi ternyata, banyak juga, lo, orang-orang yang ingin memiliki tas atau sepatu, tetapi tidak punya cukup waktu unutk pergi mencari ke toko. Nah, buat orang-orang seperti ini, toko tas dan sepatu online akan jadi pilihan.

Selain itu, memang ada beberapa hal yang membuat orang lebih memilih berbelanja di toko online ketimbang pergi ke toko offline. Pertama, tentu toko online memiliki keunggulan dari sisi kemudahan mengakses.

Kedua, seringkali, toko tas dan sepatu online menawarkan model yang lebih beragam, walaupun dengan stok yang lebih terbatas.

Prospek Toko Tas dan Sepatu Online Cerah

Para pebisnis toko tas dan sepatu online menyebut, peluang dalam bisnis ini masih terbuka luas. Pasalnya, tas dan sepatu termasuk barang yang memang dibutuhkan karena kegunaannya. Setiap orang tentu membutuhkan alas kaki dan tas untuk membawa barang-barangnya.

Selain itu, tas dan sepatu termasuk barang lifestyle. Banyak orang yang gemar mengoleksi kedua barang ini, atau orang-orang yang memang doyan berganti-ganti tas dan sepatu. Itu mengapa bisnis toko tas dan sepatu online memiliki prospek yang menggiurkan.

Toko tas dan sepatu online biasanya juga jadi pilihan orang-orang yang gemar memiliki tas atau sepatu impor dengan merek tertentu. Para pecinta tas dan sepatu impor ini tidak perlu repot-repot berbelanja ke luar negeri.

Memang, beberapa merek tas dan sepatu di luar negeri juga bisa dibeli langsung ke produsennya secara online. Tetapi, tidak semua penggemar tas atau sepatu impor ini memiliki sarana untuk berbelanja langsung ke luar negeri. Selain itu, banyak yang merasa bertransaksi dengan toko online dalam negeri lebih aman.

Seberapa menarik, sih, prospek berbisnis sepatu dan tas via dunia maya ini? Biar lebih jelas, mari kita tengok Adoramora. Toko online yang berdiri sejak 2012 ini kini omzetnya sudah mencapai Rp 300 juta sebulan.

Asal tahu saja, di masa-masa awal berjalannya toko, omzet Adoramora cuma sekitar jutaan rupiah per bulan. Setelah sudah cukup berhasil di bisnis penjualan tas dan sepatu, kini Adoramora memperluas produk jualannya. Selain menjajakan tas dan sepatu, took online ini juga menjual aksesori, perlengkapan rumah tangga dan benda unik lainnya. Tambah lagi, keuntungan dari bisnis toko tas dan sepatu online ini juga cukup lumayan.

Menjadi pedagang tas dan sepatu online ini juga tidak susah-susah amat, kok. Saat ini, pedagang sepatu dan tas tidak perlu punya perajin sepatu atau tas sendiri untuk bisa menjual barang-barang yang berkualitas. Asal tahu saja, salah satu keunggulan berdagang tas dan sepatu secara online adalah penjual cukup menggunakan senjata berupa foto.

Dengan hanya bermodalkan foto, maka pemilik toko online sudah bisa berjualan. Foto ini bisa didapatkan dari pemasok, perajin atau situs masing-masing produsen sepatu.

Baca juga: Tips Membuat Foto Produk Di Bisnis Online / Laman dan Akun Media Sosial

Tambah lagi, penjual barang secara online jelas tidak memerlukan toko fisik untuk memajang barangnya. Karena itu, si penjual tidak perlu mengeluarkan biaya investasi toko. Dampaknya, harga barang bisa semakin bersaing.

Menurut Dini Surono, pendiri toko tas Ciciero Bags, hal ini menjadi keuntungan bagi pebisnis yang menjajakan barang secara online. Menurut dia, saat ini semakin banyak orang yang mencari produk berkualitas dengan harga lebih murah.

Harus paham

Meski pada dasarnya menjadi penjual sepatu dan tas online tidak susah-susah amat, tetapi bukan berarti menjalankan bisnis ini tidak perlu bekal. Salah satu syarat agar bisa sukses menjadi penjual tas dan sepatu online adalah orang tersebut harus memiliki passion di bidang bisnis, juga dalam hal tas dan sepatu.

Jangan lupa, tas dan sepatu adalah barang fashion. Karena itu, perkembangan produk ini pun mengikuti perkembangan fashion. Penjual tas dan sepatu tentu harus mengetahui dan selalu mengikuti perkembangan mode tersebut. Dengan demikian, produk-produknya juga bisa tetap laris.

Tentu saja, bila awalnya buta soal dunia fashion tas dan sepatu, Anda bisa mempelajari hal ini sebelum memulai bisnis. Kalaupun Anda merasa tidak mampu memahami sendiri mengenai seluk beluk tren tas dan sepatu, Anda bisa mencari mitra usaha atau mempekerjakan karyawan yang mengerti tren dan mode seputar tas dan sepatu.

Nah, kalau Anda memang yakin siap menjalankan bisnis toko tas dan sepatu online, berikut hal-hal yang perlu Anda siapkan.

Mencari pemasok

Salah satu trik sukses dalam berbisnis toko sepatu dan tas online adalah barang yang Anda jual adalah barang yang tidak pasaran. Akan lebih baik bila barang yang Anda jual tidak banyak ditemukan di toko-toko offline. Karena itu, pada dasarnya, saat Anda berniat memulia bisnis online tas dan sepatu, ada dia pilihan yang bisa Anda pertimbangkan.

  • Pertama, Anda bisa menjajakan tas dan sepatu eksklusif yang didesain dengan merek sendiri. Kedua, Anda bisa menjajakan produk tas atau sepatu yang produsennya belum membuka gerai di Indonesia.
    Kalau Anda memilih cara pertama, berarti Anda harus menyiapkan sarana produksi. Atau, Anda bisa menggandeng pengrajin tas dan sepatu dalam negeri.
    Kelebihan dari mofel bisnis pertama adalah bisa memantau produksi dan ketersediaan barang secara langsung. Selain itu, barang yang dijual biasanya sudah ready stock. Jadi konsumen tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan barang. Tapi kekurangannya, skema bisnis ini butuh modal besar.
  • Model bisnis kedua tentu jauh lebih mudah. Pada dasarnya, Anda hanya menjadi reseller. Untuk mendapatkan barang, Anda bisa bekerjasama dengan kenalan yang berada di luar negeri. Sementara foto-foto untuk prosuk bisa diambil dari internet, misal dari situs resmi produsen produk tersebut.
    Kelebihan skema bisnis ini adalah modalnya yang tidak terlalu besar. Hanya saja, penjual butuh relasi yang bisa mengurus pembelian dan pengiriman barang di negara asal.
    Skema ini juga akan mempengaruhi jenis produk yang dijual. Ambil contoh Schatzbox. Lantaran memiliki relasi di Jerman, toko online ini lebih banyak menawarkan produk asal Jerman. Sedang Adoramora banyak menawarkan produk dari negeri Paman Sam karena memiliki relasi di sana.
    Orang yang bisa menjadi relasi ini juga tidak perlu syarat khusus. Yang penting pastikan relasi di negara tersebut tahu betul tempat tas dan sepatu yang produknya cocok dan bisa ditawarkan di dalam negeri.
    Tentu saja, relasi ini tidak gratis. Nantinya, relasi yang membantu mencari barang sebaiknya mendapatkan komisi dari tiap produk yang terjual. Biasanya komisi yang diberikan berkisar 10%-13% dari harga barang tersebut.
    Nantinya, relasi tersebut juga bertugas mengirimkan barang ke Indonesia. Namun barang tidak langsung dikirimkan ke alamat pembeli, melainkan dikirim ke alamat toko online terlebih dahulu. Di toko online, barang itu dicek ulang, lalu dikemas ulang, baru setelah itu dikirim ke konsumen.
    Karena proses shipping yang panjang tadi, maka demi kenyamanan konsumen, harga yang tercantum sebaiknya sudah termasuk seluruh ongkos kirim. Lalu, untuk mengurangi ongkos kirim dari luar negeri, sebaiknya penjual mendatangkan beberapa barang sekaligus. Jadi sebaiknya, penjual menunggu beberapa pesanan baru mengirim barang dari luar negeri.

Modal

Skema bisnis yang Anda pilih akan menentukan modal yang harus dikeluarkan. Jika memilih model bisnis pertama, maka modal yang dibutuhkan bisa mencapai Rp 100 juta. Investasi terbesar adalah untuk membeli mesin, bahan baku dan tempat produksi. Mesin dan bahan baku bisa mahal karena masih banyak yang harus diimpor.

Bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi tas dan sepatu biasanya berupa kulit asli, kulit sintetis, kanvas, serta bahan tekstil lainnya. Sedang mesin utama yang dibutuhkan adalah mesin pemotong tekstil dan mesin jahit.

Sementara skema bisnis kedua tidak membutuhkan modal terlalu besar. Modal ini untuk pembelian barang jualan.
Modal juga jadi lebih kecil karena tidak mempekerjakan orang lain. Saat mulai merintis, Anda bisa mengerjakan semua hal sendiri, mulai dari belanja produk, mengurus packaging, pengiriman hingga pembukuan.

Meningkatkan traffic

Kalau Anda sudah siap dengan produk, Anda tinggal mencari tempat berjualan. Banyak pilihan tempat berjualan secara online. Anda bisa memanfaatkan marketplace macam Bukalapak atau Tokopedia. Atau Anda juga bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram.
Setelah tempat berjualan siap, yang perlu Anda lakukan adalah menciptakan traffic. Karena sia-sia saja bila Anda sudah memajang foto-foto produk yang bagus dan menarik, namun tidak ada lalulintas orang yang mengunjungi toko Anda.

Cara mengongkrak tingkat kunjungan beragam. Di antaranya dengan rajin memperbarui situs atau media sosial yang biasa digunakan untuk berjualan. Selain itu, penjual bisa meminta bantuan endorser. Biasanya endorser yang efektif adalah orang-orang yang media sosialnya memiliki banyak pengikut terutama like-nya. Sebab, akun yang banyak penggemar belum tentu banyak traffic, sehingga kurang efektif untuk endorse. Tapi akun yang banyak like, retweet atau favorite, biasanya memiliki banyak lalulintas.

Selain menggunakan endorser, penjual sendiri sebaiknya aktif memanfaatkan akun media sosialnya sendiri. Strategi lain untuk menarik traffic adalah dengan memasang foto produk yang unik. Jadi produknya tidak pasaran dan tidak sering dilihat di toko online atau offline lain. Di samping itu, bila ada pesohor yang kebetulan menggunakan produk serupa, bisa dimanfaatkan untuk promosi.

Nah, setelah semuanya berjalan, penjual tinggal menjaga agar langganan tak kabur plus terus mengembangkan pasar.

Baca juga:

Leave a Reply