4 Model Bisnis Waralaba / Franchise Yang Menguntungkan

Bisnis waralaba / franchise menjadi pilihan dalam mengembangkan usaha tanpa harus memulai dari bawah. Dengan membeli lisensi dari induk usaha, pewaralaba tidak dipusingkan dengan urusan manajemen dan pemasaran.

Menjadi seorang pengusaha sukses bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampangya, meski tidak punya modal sekalipun, terbukti banyak cerita pengusaha yang sukses dalam berbisnis. Mereka berhasil mengembangkan usaha dari nol.

Tapi tak sedikit pula kisah kegagalan mereka yang merugi hingga bangkrut usahanya padahal sudah menggelontorkan banyak uang. Artinya, menjadi seorang entrepreneur tidak ditentukan seberapa besar modal yang dikeluarkan.

Kini, bagi yang berkantong tebal, untuk menjadi pengusaha tidak perlu bersusah payah merintis usaha dari awal. Tapi memilih jalur bisnis waralaba / franchise.

Konsep dasar usaha ini adalah membuka sebuah usaha dengan menggunakan brand atau merek dari sebuah perusahaan lain yang biasanya sudah punya nama. Untuk bergabung ke dalam sebuah bisnis waralaba calon pengusaha harus membuat kontrak kesepakatan dengan franchise tersebut.

4 Model Bisnis Waralaba / Franchise Yang Menguntungkan

Bisnis waralaba / franchise banyak dipilih karena memiliki beberapa keuntungan antara lain, manajemen bisnis telah terbangun, brand sudah dikenal masyarakat. Sehingga dalam pemasaran cenderung lebih mudah, karena bisnsi sebelumnya sudah dikenal masyarakat.

Biasanya, manajemen financial dari pemilik waralaba juga sudah kuat. Pasalnya, system manajemen keuangan telah ditetapkan oleh pemilik waralaba utama. Alhasil, Anda tidak perlu dipusingkan lagi dengan manajemen finansial seperti merintis bisnis baru. Selain itu, kerjasama bisnis telah terbangun, sehingga bisa mendapatkan keuntungan dari kerjasama yang telah terbangun sebelumnya oleh pemilik waralaba.

Meski begitu, Anda juga harus cermat untuk memilih pewaralaba yang akan menjadi mitra usaha. Sebab, akan menentukan besarnya modal yang dibenamkan, nilai keuntungan bahkan risiko dari modal yang Anda investasikan.

4 Model Bisnis Waralaba / Franchise

Adang Wijaya CEO PT Global Insight Utama (Green Nitrogen) mengatakan, prospek waralaba ritel tahun depan akan tetap bagus, apalagi jasa yang ditawarkan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya isi ulang nitrogen untuk kendaraan.

Selain jasa isi ulang nitrogen yang mulai banyak dilirik, beberapa waralaba yang prospek usahanya masih menjanjikan antara lain, klinik kecantikan, laundry, jasa cuci dan salon kendaraan, dan apotek.

Usaha apotek terbilang akan banting meski terjadi krisis ekonomi karena kebutuhan obat naik. Ferdinan, pemilik Apotek Cons bilang, prospek usaha apotek masih menggiurkn. Sebab margin keuntungannya bisa 30%.

Nah, setelah Anda memahami tawaran waralaba mana yang paling pas juga menguntungkan, berikut beberapa model bisnis waralaba / franchise yang bisa dijadikan referensi.

1. Apotek

Saat ini, untuk waralaba apotek telah bercokol brand-brand ternama. Sebut saja Kimia Farma, ApotekĀ  Century, Apotek K-24, Apotek Guardian, dan jaringan Apotek Mitrasana, milik produsen obat PT Kalbe Farma. Untuk mendapatkan lisensi daari apotek tersebut, Anda harus merogoh kocek cukup besar karena harganya bisa mencapai miliaran.

Namun untuk skala UKM, ada pilihan kemitraan yang biaya investasinya masih terjangkau. Apotek Herbal memberikan tawaran investasi hanya Rp 100 juta. Kemudian Apotek Cons dengan investasi Rp 150 juta-Rp 200 juta. Mmenurut Ferdinan, nilai investasi minimal Rp 150 juta itu di luar gedung atau toko.

Bagi Anda uang ingin membuka apotek, juga bisa mempertimbangkan penawaran dari Apotek Farma Kita dengan investasi minimal Rp 200 juta, Apotek Malaka Rp 490 juta, dan Apotek Mitrasana investasi Rp 200-600 juta.

2. Laundry

Selain apotek, bisnis laundry juga diproyeksikan masih bisa terus tumbuh dalam beberapa tahun mendatang. Hengki Cahyadi, pemilik waralaba Koko Laundry beralasan jasa laundry sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat perkotaan saat ini. Di sisi lain, usaha laundry tidak terpengaruh perlambatan ekonomi karena sudah menjadi kebutuhan dasar tersebut.

Koko Laundry menawarkan empat paket kemitraan sejak Agustus 2016 lalu. Paket terhemat cukup dengan investasi Rp 30 juta yang mendapat 2 unit mesin cuci dan 1 unit mesin pengering.

Kemudian, paket Rp 40 juta akan mendapatkan mesin cuci dan mesin pengering masing-masing dua unit dengan perkiraan kapasitas 120 kg per hari. Adapun paket komplet senilai Rp 50 juta akan mendapatkan 3 mesin cuci dan 2 mesin pengering dengan perkiraan kapasitas 180kg.

3. Isi Ulang Nitrogen

Bisnis isi ulang nitrogen memang tengah menjadi tren baru. Salah satu pewaralaba bisnis ini adalah Green Nitrogen. Saat ini, Green Nitrogen memiliki 600 gerai yang tersebar di SPBU Jabotabek, Bali hingga ke Medan. Dari jumlah itu 200 gelai milik mitra.

Untuk mitra yang mau kerja sama bisa berinvestasi Rp 120 juta dengan perkiraan balik modal dalam 2 tahun. Tak Cuma itu, Green Nitrogen membuat inovasi bisnis dengan membuka jasa tambal ban darurat. Tahun depan, Green Nitrogen akan merambah jasa cuci mobil bagian dalam dengan uap panas.

Adang tidak menampik usaha isi ulang nitrogen mulai banyak pemainnya. Tapi kata Adang, belum tentu mereka bisa bertahan. Sebab itu, Green Nitrogen menjaga kandungan nitrogen minimal 96%. Info saja, harga isi ulang nitrogen untuk motor Rp 3.500 sedangkan ban kosong Rp 15.000. adapun isi ulang nitrogen untuk ban mobil Rp 4.000 dan Rp 20.000 unutuk ban kosong.

4. Cuci & Salon Kendaraan

Saat ini usaha cuci mobil dan motor terus berkembang pesaat. Maklum jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak. Kondisi ini melahirkan berbagai peluang usaha cuci dan salon kendaraan. Salah satunya dari Million Go Wash. Waralaba dari Semarnag ini menawarkan lima paket kemitraan mulai dari harga Rp 30 juta hingga Rp 3 miliar. Omzet diperkirakan Rp 75 juta per bulan. Dari situ balik modal sekitar satu tahun. Saat ini, sudah ada 12 gerai Million Go Wash milik mitra.

Reinaldy Atmanegara dan Agung Saputro pun menjajaki peluang ini dengan mendirikan Million Go Wash, yang menyediakan jasa cuci kendaraan secara online. Setelah berjalan lima tahun, tahun lalu mereka menawarkan kemitraan. Kemitraan berlangsung selama mitra membeli dan memasok sampo, semir ban, dan wax dari pusat. Tak ada biaya royalti dan kemitraan lainnya. Jasa cuci mobil dan motor, serta wax dibanderol mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 100.000.

Demikian informasi mengenai “4 Model Bisnis Waralaba / Franchise Yang Menguntungkan”, semoga bermanfaat dan sukses dalam bisnis Anda.

Baca juga:

Leave a Reply